Kamis 23 Apr 2020 13:55 WIB

ACT Solo Luncurkan Program Pemberdayaan Petani

Program pemberdayaan petani merupakan respons ACT terhadap efek pandemi Covid-19

Rep: Binti Sholikah/ Red: Gita Amanda
ACT Solo resmikan program Pemberdayaan Petani di Dewa Purworejo, Sragen, Jawa Tengah.
Foto: dok. ACT
ACT Solo resmikan program Pemberdayaan Petani di Dewa Purworejo, Sragen, Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, SRAGEN -- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Solo meresmikan program pemberdayaan petani di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Ini dilakukan sebagai upaya untuk menguatkan sektor pangan di masa pandemi Covid-19, pada Rabu (22/4) lalu.

Kepala Cabang ACT Solo, Septi Endrasmoro, menjelaskan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah Solo Raya semakin melonjak pekan ini. Imbaun physical distancing sudah disosialisasikan, tetapi ternyata pembatasan pergerakan tidak bisa sepenuhnya dilakukan oleh para pekerja harian.

Baca Juga

Program pemberdayaan petani merupakan respons ACT terhadap efek pandemi Covid-19 di area Solo Raya. Menurutnya, wabah virus corona tidak hanya berdampak terhadap aspek kesehatan, melainkan ranah sosial dan ekonomi juga terdampak signifikan terutama persoalan pangan.

"Saat ini ACT Solo melalui pemberdayaan petani, mengupayakan agar program Operasi Pangan Gratis (OPG) dan Operasi Beras Gratis (OBG) bisa didistribusikan secara masif di daerah Solo Raya untuk masyarakat yang membutuhkan korban dampak Covid-19," terang Septi seperti tertulis dalam siaran pers yang diterima Republika, Kamis (23/4).

 

Dia menambahkan, program pemberdayaan petani sebagai masyarakat produsen pangan tersebut berkolaborasi kemanusiaan dengan huler Gapoktan Ngudi Makmur. Melalui huler tersebut ACT Solo berharap bisa memproduksi puluhan ton beras yang nantinya akan di bagikan secara gratis kepada masyarakat di Solo Raya.

Pengurus Gapoktan Ngudi Nguler menyambut dengan antusias atas kolaborasi kemanusiaan pemberdayaan petani oleh ACT Solo. Ketua Gapoktan Ngudi Nguler, Sriyanto mengungkapkan menyambut dengan senang hati atas program pemberdayaan petani yang di buat oleh ACT.

"Dengan adanya program ini kami dan petani-petani lainya juga ikut terbantu dan sekaligus bisa membantu saudara kita yang lainnya yang lebih membutuhkan bantuan beras," ucapnya.

Bersamaan dengan acara tersebut, ACT Solo membagikan sekitar 250 kilogram beras untuk warga sekitar Desa Purworejo yang membutuhkan.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement