Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Taurat dan Keinginan Nabi Musa Jadi umat Muhammad SAW

Kamis 20 Feb 2020 20:53 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Nashih Nashrullah

Kedudukan Nabi Muhammad SAW membuat Nabi Musa takjub. Rasulullah SAW (ilustrasi)

Kedudukan Nabi Muhammad SAW membuat Nabi Musa takjub. Rasulullah SAW (ilustrasi)

Foto: republika
Kedudukan Nabi Muhammad SAW membuat Nabi Musa takjub.

REPUBLIKA.CO.ID, Muhammad SAW adalah pamungkas nabi dan rasul. Kedudukannya pun sangat istimewa di mata para nabi terdahulu.

Baca Juga

Ibnu Al Jauzy, dalam kitabnya Al Wafa, menjelaskan pernah satu ketika Nabi Musa bertanya kepada Allah mengenai sebuah kisah umat yang ada dalam kitabnya. Nabi Musa  AS berkata, "Ya Tuhanku, Aku menemukan di dalam lembaran Taurat ada umat yang membuat makanan mereka sebagai shadaqah dan mereka diberi pahala atas hal itu.

Jadikanlah umat itu sebagai umatku!" Allah menjawab, "ltu adalah Umat Muhammad." Nabi Musa Berkata, "Tuhanku, aku menemukan di dalam lembaran Taurat ada umat yang bila seseorang diantara mereka berkeinginan untuk melakukan kejahatan namun ia tidak melakukannya maka tidak dicatat sebagai dosa.

Jika mereka melakukannya maka barulah dicatat sebagai satu kesalahan.Jadikanlah umat itu sebagai umatku!" Allah berkata, "Itu adalah umat Muhammad." Nabi Musa berkata, "Ya Tuhanku, aku menemukan di dalam lembaran Taurat ada umat yang dikaruniai dengan ilmu-ilmu terdahulu dan ilmu-ilmu yang terakhir. Mereka membunuh pemimpin kesesatan yaitu Dajjal. Jadiknnlah umat itu sebagai umatku." Allah berkata, "ltu adalah umat Muhammad."

Nabi Musa berkata, "Ya Tuhanku, jadikanlah aku termasuk umat Muhammad." Maka ia telah diberikan akan permintaannya dengan dua hal. Allah berkata, "Wahai Musa, aku telah memilihmu dari sekalian manusia dengan firman dan risalahku, maka ambillah apa yang telah aku berikan serta jadilah engkau sebagai orang yang bersyukur. Nabi musa berkata,"Aku bersyukur, Ya Tuhanku."  

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA