REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Panitia Islamic Book Fair (IBF) 2020 Syahrudin El Fikri mengatakan tahun ini jumlah peserta yang bergabung dengan pameran IBF sebanyak 300 peserta.
"Kami sengaja membatasi jumlah stand yang hadir dalam IBF tahun ini untuk memberikan ruang lebih luas pada Masjid IBF Baitul Ilmi," jelas dia di sela acara technical meeting IBF 2020 di Perpustakaan DKI Jakarta, Cikini, Selasa (28/1).
Hingga saat ini peserta yang telah mendaftar untuk pameran hampir mencapai 300. Peserta tak hanya penerbit yang memerkan buku -bukunya, tetapi juga produk-produk lain yang dijual sesuai dengan syariat Islam.
Pameran yang akan berlangsung di Hall A dan Hall B Jakarta Convention Centre ini dibagi menjadi empat hall pameran. Jika pengunjung ingin mencari produk buku-buku keluaran berbagai penerbit dan Alquran dapat mengunjungi hall Makkah.
Pengunjung juga dapat menemukan buku-buku favoritnya di Hall Madinah. Di hall ini juga tersedia produk-produk lain seperti busana Muslim, aksesoris dan lain sebagainya. Pameran multiproduk juga tersedia di hall Madinah dan Marwah.
Tak hanya pameran panitia juga membuat berbagai acara variatif sebanyak 45 mata acara. Kegiatan pameran IBF ke 19 ini akan berlangsung pada 26 Februari hingga 1 Maret 2020.