Kamis, 3 Rajab 1441 / 27 Februari 2020

Kamis, 3 Rajab 1441 / 27 Februari 2020

Indramayu Dukung Akselerasi Pendirian Rumah Tahfiz Alquran

Senin 27 Jan 2020 17:22 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Nashih Nashrullah

Di Indramayu saat ini baru tujuh rumah tahfiz Alquran yang sudah berdiri. Membaca Alquran (Ilustrasi)

Di Indramayu saat ini baru tujuh rumah tahfiz Alquran yang sudah berdiri. Membaca Alquran (Ilustrasi)

Foto: Republika TV
Di Indramayu saat ini baru tujuh rumah tahfiz Alquran yang sudah berdiri.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Pemkab Indramayu terus mendorong kehadiran rumah tahfiz agar hadir di 31 kecamatan di  Kabupaten Indramayu. Jika hal itu terealisasi, maka program "Satu Desa Satu Hafiz" optimis bisa terwujud.  

Baca Juga

Hal tersebut ditegaskan Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat, saat menghadiri wisuda 40 anak Tahfidz Quran yang dimotori Rumah Tahfidz Al Jannah Daarul Qur'an Indramayu, di Aula Islamic Center Indramayu, akhir pekan kemarin.  

Taufik mengatakan, dari target 31 rumah tahfiz di 31 kecamatan, yang sudah terealisasi hingga saat ini baru ada tujuh rumah tahfidz. Karenanya, masih banyak peluang bagi kelompok atau lembaga pendidikan untuk mendirikan rumah tahfidz di kecamatan yang belum ada.  

Taufik menambahkan, selain mendorong kehadiran rumah tahfidz,  Pemkab Indramayu juga terus membuka kesempatan bagi putra-putra Indramayu yang ingin dididik menjadi penghafal Alquran. Program itu dibiayai APBD Indramayu.  

Selanjutnya, terhadap rumah tahfiz yang telah berdiri dan eksis memberikan pendidikan kepada anak didiknya dalam mencetak penghafal Alquran, Pemkab Indramayu melalui Bagian Kesra Setda Indramayu akan membantu biaya operasionalnya. 

''Ini luar biasa. Saya bangga dan terharu bisa meyaksikan anak-anak bisa menghafal Alquran. Semoga mereka bisa mengangkat harkat dan martabat orang tua dan menjadi penyelamat bagi Kabupaten Indramayu,'' tutur Taufik. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA