Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Dituding Anti-Kegiataan Keagamaan, Ini Respons Bupati Serang

Selasa 21 Jan 2020 23:14 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menegaskan tidak anti-kegiatan keagamaan.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menegaskan tidak anti-kegiatan keagamaan.

Foto: Republika/Haura Hafizhah
Bupati Serang menegaskan tidak anti-kegiatan keagamaan malah justru mendukung.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG— Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan jajaran pemerintah daerah harus dekat dengan para alim ulama sebagai pengontrol jalannya roda pemerintahan.

Baca Juga

"Kami sangat meyakini bahwa umara atau pemerintah tidak boleh jauh dari ulama, bagaimanapun yang mengontrol kami adalah para alim ulama," katanya pada kegiatan pengajian akhir bulan tingkat Kabupaten Serang di Masjid Jami Nurul Arofah Kampung Gedong Desa Bojonegara Kecamatan Bojonegara, di Serang, Selasa (21/1).

Bupati Tatu juga membantah adanya isu bahwa Bupati Serang telah menghentikan program keagamaan khususnya kegiatan rutin pengajian itu.

Dia menegaskan program keagamaan di Kabupaten Serang dari dulu tidak pernah hilang, karena kegiatan ini sangat penting sebagai sarana silaturahmi dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan para ulama dan masyarakat. 

“Tapi memang kalau dulu kegiatannya di Pendopo, sekarang kita yang turun ke masyarakat bergantian di setiap kecamatan," ujarnya.

Menurutnya, perubahan tempat itu juga dimaksudkan supaya jajaran pemerintah daerah bisa melihat langsung kondisi masyarakat di masing-masing tempat.

Selain itu program tersebut juga bisa dijadikan untuk sosialisasi program pemerintah daerah, dimana masyarakat bisa bertatap muka langsung dengan pimpinan daerah.

"Pengajian ini juga menekankan betapa pentingnya pendidikan agama untuk anak-anak kita, terutama bagi para ibu yang berkewajiban mendidik ilmu agama bagi anak-anaknya. Mereka harus terbiasa dengan majelis taklim," katanya.

Tatu juga mengingat tentang bahaya narkoba yang saat ini sudah merebak, sehingga akan menjadi permasalahan jika tidak dibentengi dengan ilmu agama yang mumpuni. "Jadi jangan lengah, kalau kita lengah ke anak-anak kita ya akan celaka," kata Tatu.*

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA