Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

DMC Dompet Dhuafa Siapkan Program Pemulihan di Lebak

Senin 20 Jan 2020 20:39 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa akan melakukan serangkaian program pemulihan di Lebak, Banten.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa akan melakukan serangkaian program pemulihan di Lebak, Banten.

Foto: Dompet Dhuafa
DMC Dompet Dhuafa sejak awal telah sigap mendampingi masyarakat terdampak di Lebak

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa akan melakukan serangkaian program pemulihan di Lebak, Banten. Sebelumnya, enam kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten diterjang peristiwa bencana banjir bandang dan longsor pada awal tahun ini.

Akibatnya, dilansir dari berbagai sumber, pertanggal 12 Januari terdapat 21.742 jiwa di 33 yang mengungsi. Kemudian 28 unit jembatan rusak, 3.105 unit rumah rusak, 19 unit sarana pendidikan dan 27 unit kantor pemerintahan rusak, hingga membuat kerugian mencapai Rp 56 Miliar.

DMC Dompet Dhuafa sejak awal telah sigap mendampingi masyarakat terdampak di sana bersama beragam sektor. Hal ini agar pendampingan yang dilakukan bisa menyentuh semua aspek kebencanaan mulai dari penyediaan pos pengungsian dan logistik permakan, medis, pendampingan psikososial, dan lain sebagainya.

Sanadi, Koordinator Tim Respons DMC Dompet Dhuafa untuk Bencana Lebak mengatakan, “Kini pihaknya tengah menyusun rencana pemulihan. Diantaranya pembangunan sekolah tetap, hunian tetap, tempat ibadah, jembatan, sumber air, dan sarana mandi, cuci, kakus (MCK)”.

“Untuk manajemen pos pengungsian yang sudah dilakukan akan tetap berjalan. Sebab pengungsi yang berada di pos pengungsian DMC Dompet Dhuafa masih berkisar 308 jiwa. Sekarang tim sedang melakukan asesmen terkait fasilitas umum yang sekiranya perlu segera dipulihkan,” ujarnya, Senin (20/1).

Selain hal itu, lanjut Sanadi, akan dilakukan penyaluran bantuan lain berupa paket peralatan sekolah, dan paket peralatan ibadah. Bahkan ada wilayah yang masih minim bantuan pasca 20 hari setelah bencana seperti di Kampung  Leuwijamal, Cisalak, Sarongge, Banten, akses menuju wilayah tersebu masih terisolir hanya bisa melalui motor trail.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA