Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Ponpes Assalam Bedah Buku Dan Bidadari Surga Pun Cemburu

Rabu 20 Nov 2019 20:13 WIB

Red: Irwan Kelana

Pondok Modern  Assalam Sukabumi menggelar bedah buku “Dan Bidadari Surga pun Cemburu” karya KH Adrian Mafatihullah Kariem MA.

Pondok Modern Assalam Sukabumi menggelar bedah buku “Dan Bidadari Surga pun Cemburu” karya KH Adrian Mafatihullah Kariem MA.

Foto: Dok Republika Penerbit
Sebelumnya, Assalam mengundang Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Pondok Modern Assalam Sukabumi, Jawa Barat, memperingati milad  ke-36 putra dan ke-4 putri, Ahad (17/11). Dalam kesempatan tersebut, Pondok Modern Assalam mengundang penulis novel Dan Bidadari Surga pun Cemburu yang juga Pimpinan Pondok Pesantren La Tansa,Leuwiliang, Jawa Barat, KH Adrian Mafatihullah Kariem MA. 

Ia diminta memberikan inspirasi serta motivasi kepada seluruh santri Pondok Modern Assalam yang berjumlah 1.500 orang. Penampilan KH Adrian sekaligus bedah buku Dan Bidadari Surga pun Cemburu yang diterbitkan oleh Republika Penerbit.

photo
Suasana bedah buku “Dan Bidadari Surga pun Cemburu”, karya KH Adrian Mafatihullah Kariem MA.

Pimpinan Pondok Modern Assalam, KH  Encep Hadiana, SPdI, MSi  dalam sambutannya mengatakan,  merupakan sebuah kebanggaan bisa bersilaturahim dengan KH Adrian Mafatihullah Kariem MA. “Terlebih beliau memiliki relasi kekiaian dengan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor,” kata Encep Hadiana dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Pada malam harinya, acara puncak Milad Pondok Modern Assalam  ditutup dengan penampilan Wali Band. 

Satu minggu sebelumnya,  Pondok Modern Assalam mengundang KH Hasan Abdullah Sahal, pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor. Ia diundang untuk  menyaksikan  khitanan masal se-Kota dan Kabupaten Sukabumi yang diadakan oleh Pondok Modern Assalam.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA