Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Aisyah Ungkap Kebiasaan Rasulullah SAW Saat Malam Hari

Jumat 01 Nov 2019 15:49 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Orang berdoa (ilustrasi)

Orang berdoa (ilustrasi)

Foto: Esam Al-Fetori/Reuters
Rasulullah SAW tak pernah melewatkan menghidupkan malam.

REPUBLIKA.CO.ID, Kedekatan Aisyah dan Rasulullah SAW tentu memberikan banyak pengalaman dan legacy berharga, tak terkecuali terkait dengan kebiasaan dan sunah Rasulullah SAW. Apa di antara kebiasaan yang sangat digemari Rasulullah?

Baca Juga

Sallamah Muhammad Aby Al Kamal dalam Mukjizat Shalat Malam menjelaskan, suatu hari, Aisyah ditemui 'Amr bin 'Ubaid dan 'Atha. Keduanya berkata kepada Aisyah, "Beritahukanlah kepada kami sesuatu yang paling mengesankan yang pernah engkau lihat pada Nabi Muhammad SAW?"

Aisyah berkata, "Adakah sesuatu yang tidak mengesankan pada diri beliau? Baiklah, ada satu hal yang paling mengesankanku. Pada suatu malam, beliau mendekat kepadaku hingga kulit beliau bersentuhan dengan kulitku. Lalu beliau berdiri dan berkata, "Hai, Aisyah biarkanlah aku beribadah kepada Tuhanku." Aku berkata, "Ya Rasulullah, demi Allah aku ingin dekat denganmu, tetapi aku tidak bisa mencegah keinginanmu."

"Beliau berdiri lalu shalat dan menangis hingga air matanya membasahi janggutnya. Kemudian beliau rukuk dan menangis hingga air matanya membasahi pangkuannya. Lalu, beliau bersujud dan menangis hingga air matanya membasahi tempat sujudnya. Setelah selesai aku berkata, ''Wahai Nabi, bukankah Allah telah mengampuni semua dosamu?'' Beliau menjawab, ''Hai Aisyah, apakah tidak boleh aku menjadi hamba yang banyak bersyukur?'' (HR bukhari, Muslim, at-Tirmizi, al-Nasai, Ibnu Majah dan Ahmad).

Itulah kebiasaan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam melewati malamnya. Dan, kebiasaan ini ditularkan Rasulullah SAW kepada putrinya, Fatimah. Salah satu kebiasaan Rasulullah SAW adalah selalu mengetuk pintu rumah Fatimah dan Ali pada malam hari. Kepada mereka, beliau selalu berkata, ''Bangunlah dan shalatlah!''

Kebiasaan ini pun diikuti para sahabatnya. Mereka menyingsingkan lengan agar bisa bangun untuk shalat Tahajud sepanjang malam. Namun, Rasulullah SAW berusaha untuk mengembalikan mereka pada perilaku yang seimbang sehingga mereka dapat melakukannya secara rutin.

 

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA