Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Pagar Nusa: Selamat Bekerja Pak Jokowi dan KH Maruf Amin

Ahad 20 Okt 2019 20:51 WIB

Red: Agung Sasongko

Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Ketua MPR Bambang Soesatyo (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai upacara pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahad (20/10/2019).

Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Ketua MPR Bambang Soesatyo (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai upacara pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahad (20/10/2019).

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dilantik pada 20 Oktober 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dilantik pada 20 Oktober 2019. Ketua Umum PP Pagar Nusa, M Nabil Haroen  mengatakan, pemimpin Indonesia ini akan menahkodai negeri kita selama lima tahun ke depan, pada 2019-2024.

Baca Juga

"Selamat bekerja Pak Joko Widodo-KH. Ma'ruf Amin," kata anggota DPR fraksi PDI Perjuangan ini, dalam siaran persnya, Ahad (20/10).

Gus Nabil, sapaan akrabnya mengatakan, Indonesia sedang menghadapi tantangan-tantangan besar di bidang ekonomi, sumber daya manusia, pertahanan, dan radikalisme.

"Bidang ekonomi harus menjadi perhatian penting bagi kita semua," ungkap GUs Nabil.

Sumber Daya Manusia Indonesia sangat melimpah. Indonesia punya potensi SDM yang sedang belajar dan bekerja di level internasional. Sementara, tantangan teknologi dan era revolusi 4.0 telah hadir.

"Pemimpin Indonesia harus mendorong percepatan kualitas SDM serta produktifitas berbasis teknologi, kreatifitas dan nilai kebudayaan," kata dia.

Bidang pertahanan dan keamanan merupakan simpul penting dalam keberlangsungan pemerintahan. Isu geopolitik dan pertahanan di kawasan Asia Tenggara dan Laut China Selatan merupakan tantangan nyata.

Sementara, radikalisme menjadi problem besar bagi Indonesia dan negara-negara di dunia internasional.

"Kelompok-kelompok radikal masih tetap eksis di negeri kita, dengan beragam pola, aliran dan ideologinya. Indonesia membutuhkan solusi nyata atas tantangan radikalisme ini," kata dia.

Karenanya, kata GUs Nabil, Seluruh elemen bangsa perlu sadar dengan perannya, memberi kontribusi untuk bangsa Indonesia. Pagar Nusa, selama beberapa dekade setia mengawal persatuan dan keutuhan Indonesia.

"Kami siap bekerja, bekerja, dan bekerja, untuk kebaikan Indonesia dan kemaslahatan bersama," ucapnya.

sumber : Antar
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA