Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Jelang Hari Santri, PBNU Ziarah ke Makam Pendiri NU

Kamis 17 Oct 2019 09:53 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Agung Sasongko

Menjelang peringatan Hari Santri 2019, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan ziarah ke makam pendiri NU, KH. Hasyim Asy'ari yang berada di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Kamis (17/10).

Menjelang peringatan Hari Santri 2019, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan ziarah ke makam pendiri NU, KH. Hasyim Asy'ari yang berada di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Kamis (17/10).

Foto: Republika/Muhyiddin
Rombongan PBNU tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang peringatan Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober mendatang, puluhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan ziarah ke makam para pendiri NU yang berada di Jombang, Jawa Timur. Rombongan PBNU tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj dan Sekjen PBNU, Helmy Faishal. 

"Alhamdulillah kami rombongan pengurus besar Nahdlatul ulama kurang lebih 35 orang akan melakukan ziarah ke para muaziz, pendiri NU," ujar Kiai Said saat akan berangkat dari Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (17/10) pagi. 

Kiai Said mengatakan, para pendiri NU tersebut kini berada di ruang universal yang tidak tersekat dengan ruang dan waktu. Karena itu, menurut dia, sebagai penerusnya harus mendoakan tokoh-tokoh NU yang telah berjuang demi tegaknya agama Islam. 

"Di antara faedah ziarah adalah kita mencari tabarruq,, mencari barokah. Yang masih hidup mudah-mudahan bisa nyambung, ada komunikasi dengan beliau-beliau," ucapnya. 

Di samping itu, kata dia, ziarah ini dilakukan juga untuk mendoakan para pendiri NU agar semua amalnya di dunia dibalas oleh Allah. Karena, kata dia, para pendiri NU tersebut telah banyak berjasa kepada umat Islam dan kepada bangsa ini. 

"Kita yang hidup ini harus terpanggil mengikuti jejak-jejak beliau sebagai uswah, panutan kita semua, kita harus mengambil ibrah atau pelajaran dari beliau-beliau," kata Kiai Said. 

Kiai Said bersama para pengurus PBNU mengawali ziarahnya ke makam pendiri NU, KH. Hasyim Asy'ari yang berada di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Berdasarkan pantauan Republika.co.id di lokasi, Kiai Said tampak memimpin bacaan tahlil di depan makam Kiai Hasyim dan diikuti oleh ribuan santri Tebuireng. 

Sementara itu, Wasekjen PBNU, Masduki Baidlowi yang ikut dalam rombongan tersebut menjelaskan, kegiatan ini merupakan perjalanan spiritual yang dilakukan oleh PBNU dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional yang akan diperingati pada 22 Oktober mendatang. 

"Kami hari ini melakukan perjalanan spiritual jelang hari santri, melakukan ziarah ke beberapa ulama. Perjalanan spiritual ini sangat urgen. Daerah-daerah juga diharapkan melakukan perjalanan spiritual," jelas Masduki.

Selain berziarah ke makam Kiai Hasyim Asyari, puluhan kiai dan tokoh NU tersebut juga akan melakukan ziarah ke makam pendiri NU KH. Bisri Syansuri di Pondok Pesantren Denanyar, Jombang. Tidak hanya itu, mereka juga akan berziarah ke makam KH. Wahab Hasbullah dan KH. Romli Tamim di Peterongan. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA