Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

UAS Tanggapi Kabar Batalnya Kuliah Umum di UGM

Rabu 09 Oct 2019 14:30 WIB

Red: Hasanul Rizqa

Ustaz Abdul Somad

Ustaz Abdul Somad

Foto: dok. ist
UGM membatalkan acara kuliah umum yang akan dibawakan Ustaz Abdul Somad UAS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ustaz Abdul Somad (UAS) selama Oktober 2019 memiliki sejumlah agenda keliling Nusantara. Salah satu lokasi kegiatan yang direncanakan ialah Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu (12/10) mendatang.

Baca Juga

Namun, kabar teranyar menyebutkan, rencana alumnus Universitas al-Azhar Mesir itu agaknya pupus. Sebab, pihak UGM hendak membatalkannya secara sepihak.

Terkait hal itu, UAS mengaku akan mengikuti permintaan pihak pengundang. Sebab, dirinya dan tim semata-mata bertamu. Sebagai tamu yang baik, tentunya tidak ingin memberatkan tuan rumah.

“Saya ikut panitia saja. Kalau memberatkan, saya tidak datang,” ujar UAS kepada Republika.co.id, Rabu (9/10). Sebelumnya, pimpinan UGM mengonfirmasi rencana pembatalan kuliah umum yang akan dibawakan UAS.

“Berkaitan dengan acara yang rencananya akan diselenggarakan tanggal 12 Oktober 2019, maka pimpinan universitas meminta agar rencana tersebut dibatalkan,” ujar Kepala Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani, kepada wartawan, Rabu (9/10).

Sebelumnya, beredar undangan kuliah umum bertajuk Integrasi Islam dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek). Agenda itu hendak dilaksanakan di Masjid Kampus UGM, Sabtu (12/10) mendatang.

Kuliah umum tersebut bertema 'Islam dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek): Pondasi Kemajuan Indonesia'. Kegiatan tersebut rencananya akan dimulai Sabtu pukul 12.45 WIB hingga selesai.

Agenda itu rencananya diisi dua pembicara, ada Prof Heddy Shri Ahimsa Putra dan Ustaz Abdul Somad. Menurut Iva, pembatalan dilakukan karena kegiatan-kegiatan itu tidak selaras jati diri UGM.

"Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keselarasan kegiatan akademik dan kegiatan nonakademik dengan jati diri UGM," ujar Iva.

Hingga kini, pembatalan itu sendiri masih menjadi polemik. Namun, Iva menambahkan, surat pembatalan atau penolakan yang dikeluarkan Rektorat UGM sudah dalam proses untuk dikirim ke Takmir Masjid UGM.  

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA