Kamis, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Kamis, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

ITS Tanggap Bencana Salurkan Hewan Kurban ke Halmahera

Jumat 16 Agu 2019 15:19 WIB

Red: Irwan Kelana

ITS Tanggap Bencana dan Laznas BMH menyalurkan hewan kurban ke wilayah pulau-pulau di Halmahera Selatan.

ITS Tanggap Bencana dan Laznas BMH menyalurkan hewan kurban ke wilayah pulau-pulau di Halmahera Selatan.

Foto: Dok BMH
Kurban disalurkan ke beberapa pulau yang ada di Halmahera Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, HALMAHERA -- ITS Tanggap Bencana bekerja sama dengan Laznas Baitul Maal Hidayatullah  (BMH)  menyalurkan hewan kurban ke wilayah pulau-pulau di Halmahera Selatan yang terdampak bencana gempa,  pada Ahad (11/08).  

Menurut Arief Rahman, tim distribusi kurban dari BMH  yang turun langsung ke Halmahera Selatan,  kurban dan bantuan ITS Tanggap Bencana-BMH disalurkan di beberapa pulau yang ada di Halmahera Selatan seperti Dowori, Sekli, Awis dan Pasipalele. 

Ia menyebutkan, tim menempuh perjalanan sehari semalam dari Ternate untuk sampai di Dowori, Gane Barat Selatan, Halmahera Selatan dengan menggunakan kapal kayu. “Perjalanan dari Ternate ke Pulau Bacan ditempuh dalam waktu delapan  jam kemudian lanjut dari Pulau Bacan ke Dowori Gane Barat Selatan sekitar tujuh  jam perjalanan dengan kapal kayu,” kata Arief Rahman melalui rtilis BMH yang diterima Republika.co.id, Jumat (16/8). 

Ia menambahkan, sedangkan penyaluran kurban ke Desa Sekli, Desa Awis dan Desa Pasipalele menempuh waktu sekitar dua jam perjalanan dengan perahu. “Sapi dan kambing dinaikkan ke perahu untuk diantar ke pulau-pulau” ujar Arief. 

Ombak tinggi karena pengaruh angin selatan dirasakan Arief ketika perjalanan dari Bacan ke Dowori. Selain itu banyak pelabuhan yang rusak sehingga sulit untuk merapat ke darat.

photo

Hewan kurban menempuh perjalanan panjang untuk sampai di wilayah pulau-pulau di Halmahera Selatan.

Sebanyak tiga  ekor sapi dan 42 ekor kambing disalurkan oleh BMH di Halmahera Selatan. “Kita menyalurkan ke beberapa pulau untuk hewan kurban yang khusus untuk wilayah bencana di Halmahera Selatan,” ujar Arief.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini masih banyak warga yang mengungsi di dataran tinggi karena trauma terjadi tsunami. Shalat Idul Adha juga diselenggarakan di tempat pengungsian. 

Setelah shalat Idul Adha,  acara dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban dan penyerahan bantuan berupa beras, susu, minyak goreng dan bumbu-bumbu untuk memasak daging kurban tersebut. 

“Warga mengucapkan terima kasih kepada ITS Tangap Bencana dan BMH yang telah menyalurkan kurban dan bantuan untuk warga di Gane Barat Selatan, Halmahera Selatan,” kata Arief Rahman.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA