Thursday, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 February 2020

Thursday, 26 Jumadil Akhir 1441 / 20 February 2020

ACT dan Kodim 0618/ BS Bagikan 500 Paket Daging Kurban

Senin 12 Aug 2019 16:46 WIB

Rep: Djoko Suceno/ Red: Gita Amanda

Berkurban. (Ilustrasi)

Berkurban. (Ilustrasi)

Foto: ACT
Penyerahan paket kurban sebagai bentuk kepeduliaan terhadap dhuafa dan veteran.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sebanyak 500 masyarakat di Kota Bandung menerima paket hewan kurban yang disalurkan Yayasan Aksi Capat Tanggap (ACT) bersama Kodim 0618/ BS. Penyerahan daging kurban tersebut dilakukan Dandim 0618 /BS Kol Inf Herry Subagyo dan Manager ACT Jabar, Renno I Mahmuddin, di Makodim 0618 kepada masyarakat dhuafa dan para veteran.

Baca Juga

"Ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap kaum dhuafa dan para veteran," kata Herry dalam sambutannya. Selain mendapatkan daging kurban, para dhuafa dan veteran ini juga berkesempatan makan bersama dan bersilaturahim.

Kegiatan dengan tema "Boboran Tasyakur Qurban Raramean" ( Botram ) ini juga bertujuan meningkatkan tali silaturahim antara jajaran Kodim 0618/BS dan Yayasan ACT bersama masyarakat. Ia berharap kegiatan ini bisa terus dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya.

"Kami juga mengajak saudara kita untuk menyantap hidangan yang disediakan. Dengan cara ini diharapkan hubungan akan semakin erat," ujar dia.

Manajer Cabang ACT Jawa Barat, Renno I Mahmuddin, mengatakan acara tersebut merupakan wujud sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung. "Alhamdulillah, kurban sudah diterima jajaran Kodam III/Siliwangi. Melihat senyum dan kebahagiaan dari masyarakat yang hadir hari ini kami sangat bersyukur. Makanan dan daging kurban yang kami sediakan ditargetkan untuk 500 hingga 1.000 orang. Sajian makanan ini disajikan oleh rekan kami Madinah Ekspres dan bisa dinikmati dengan senyuman dan doa," tutur dia.

Renno menambahkan, masih banyak masyarakat yang jarang mengkonsumsi daging dalam kesehariannya. Banyak dari mereka yang hanya enam bulan sekali atau bahkan setahun sekali bisa makan daging.

"Ini merupakan kesempatan yang langka bagi mereka. Kami bahagia bisa berkumpul seperti ini," kata Renno.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA