Jumat 09 Aug 2019 13:45 WIB

Ralali.com Gandeng Baznas Berdayakan Peternak Desa

Baznas menargetkan penyaluran daging kurban ke berbagai wilayah pelosok.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Dwi Murdaningsih
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggandeng platform digital, Ralali.com, untuk melayani pembelian dan penyaluran hewan qurban dalam rangka giatkan program ’Qurban Berdayakan Desa’, launching kerja sama dilakukan di Kantor Pusat Baznas, Jakarta Pusat, Kamis (8/8)
Foto: Republika/Rahma Sulistya
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggandeng platform digital, Ralali.com, untuk melayani pembelian dan penyaluran hewan qurban dalam rangka giatkan program ’Qurban Berdayakan Desa’, launching kerja sama dilakukan di Kantor Pusat Baznas, Jakarta Pusat, Kamis (8/8)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menggandeng platform digital, untuk melayani pembelian dan penyaluran hewan kurban. Kali ini, Baznas bekerja sama dengan platform digital yang marketplace-nya business to business (B2B), Ralali.com dalam rangka giatkan program ’Kurban Berdayakan Desa’.

Ketua Panitia Kurban Nasional Baznas 2019, Mohammad Indra Hadi mengatakan, kerja sama tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat. “Baznas terus berinovasi dalam melayani masyarakat, termasuk dalam menjalankan ibadah kurban,” ujar Indra dalam konferensi pers di Kantor Pusat Baznas, Jakarta Pusat, Kamis (8/8).

Baca Juga

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Indonesia pada Maret 2019 mencapai 25,14 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, persentase penduduk kurang mampu yang tinggal di desa mencapai 12,85 persen.

Sebagai kontribusi dalam rangka membantu penduduk kurang mampu sekaligus menyambut Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 11 Agustus 2019 mendatang, di tahun ini Baznas menargetkan penyaluran daging kurban ke berbagai wilayah pelosok yang jarang terjamah.

Kolaborasi antara Baznas dan Ralali.com bertujuan memberi kemudahan kepada pelaku usaha dalam melakukan ibadah kurban secara digital. Apalagi pascapelaksanaan kurban selesai dilakukan, para mudhahhy (orang yang berkurban) akan langsung menerima laporan dari Baznas.

Di lain sisi, program ini turut membantu para UMKM sesuai dengan misi Ralali.com yang dalam hal ini, hewan kurban dipastikan berasal dari peternak yang berlokasi di pedesaan.

”Baznas terus berinovasi dalam melayani masyarakat, termasuk dalam menjalankan ibadah kurban. Kami berterima kasih kepada Ralali.com yang telah membantu masyarakat Indonesia untuk tetap dapat berkurban di tengah kesibukan aktivitasnya. Baznas berharap kerja sama ini dapat terus terjalin sehingga memiliki manfaat yang semakin luas,” ujar Indra.

Hewan kurban yang dijual Baznas melalui platform Ralali.com diambil langsung dari peternak hewan kurban yang berlokasi di desa-desa kecil Indonesia. Pengambilan hewan kurban di desa, bukan di kota, adalah wujud kepedulian lain demi membantu tingkat pertumbuhan ekonomi yang merata ke berbagai daerah.

Harga kurban yang dijual pun dipastikan sesuai dengan standar yang berlaku yaitu mulai dari Rp 2,5 juta hingga Rp 17 juta berdasarkan kategori jenis hewan kurban.

“Selama 18 tahun Baznas telah dipercaya untuk mengelola dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS). Program ini sejalan dengan visi perusahaan kami untuk mendorong ekonomi dan edukasi digital sampai pedesaan, dengan pengambilan hewan qurbN yang langsung dari UMKM peternak di pedesaan,” ujar Chief Operating Officer Ralali.com, Alexander Lukman, dalam kesempatan yang sama.

Agar penyaluran daging kurban bisa tersampaikan secara merata dan tepat sasaran, pihak Baznas juga akan melakukan koordinasi dengan anggota-anggotanya di berbagai daerah. Kemudian dikelola dengan baik sesuai dengan permintaan para UMKM yang berkurban.

Selain penyediaan Kurban Digital, kerja sama antara Ralali.com dan Baznas juga meliputi penyediaan layanan infak yang bisa diakses oleh para pelaku UMKM atau Sahabat Ralali.com secara daring.

Vice President of Partnership & Monetizing Ralali.com, Alvin Aulia Akbar berharap Kurban Digital ini mampu membantu para pelaku UMKM dalam menjalankan ibadah kurban dengan mudah, aman, dan nyaman, karena adanya transparansi berupa laporan langsung dari Baznas sebagai penyelenggara.

“Selain berkurban, pelaku UMKM juga dapat sekaligus berinfak. Dana infak yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung kepada pengungsi Palestina melalui Baznas,” kata Alvin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement