Senin 29 Jul 2019 12:54 WIB

JK: Indonesia Kekurangan Pengusaha Muslim

Muslimah Indonesia memiliki teladan, yakni Siti Khadijah.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Ratna Puspita
Jusuf Kalla
Foto: AP/Olivier Matthys
Jusuf Kalla

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkap salah satu kelemahan umat Islam adalah kekurangan pengusaha dari kalangan Muslim. JK pun mendorong bertambahnya pengusaha dari kalangan Muslim dan Muslimah untuk memajukan ekonomi umat Islam.

"Seperti kita tau semua juga, lebih banyak dijalankan oleh kawan-kawan kita non-muslim. Karena itu, kenapa berbicara zakat agak kurang karena kita kekurangan pengusaha membayar zakat," ujar JK saat menghadiri Rakernas ke-empat Ikatan Perempuan Muslimah (IPEMI) di The Media Hotel dan Towers, Jalan Gunung Sahari, Jakarta, Senin (29/7).

Baca Juga

Untuk itu, JK pun mendorong para pengusaha Muslimah terus melebaran kiprahnya di dunia usaha. Menurutnya, kesempatan berusaha para muslimah sangat terbuka di era saat ini. Apalagi, ia mengatakan, perempuan saat ini didukung oleh pendidikan dan teknologi.

JK pun menekankan pentingnya peran perempuan dalam memberikan semangat moral maupun materil untuk laki-laki dalam berusaha. Ia mengatakan, Muslimah memiliki teladan perempuan yang pengusaha dalam Islam, yakni istri Nabi Muhammad SAW Siti Khadijah.

"Ibu-ibu dan saudara-saudara sekalian patut menjadi contoh kepada yang lainnya, di Jakarta ada Jalan Rasuna Said itu pengusaha Muslimah, pengusaha wanita yang tentu mendapat penghargaan, setau saya tidak ada jalan pengusaha (Islam) laki-laki di Jakarta," ujar JK.

JK meyakini kemampuan berusaha para pengusaha muslimah guna mengembangkan agama dan bangsa ke depan. Sebab, berkembangnya para pengusaha muslim maupun muslimah juga sekaligus memajukan perekonomian negara.

Ini karena diikuti bertambahnya pemasukan pajak dari para pengusaha tersebut. "Karena tanpa pajak tidak mungkin negeri ini maju, tanpa orang bekerja tidak mungkin negeri ini makmur. karena hanyalah para pengusaha yang baik memberikan pekerjaan kepada para muslim dan muslimah yang lainnya," ujar JK.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement