REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menjelang datangnya Ramadhan 1447 Hijriyah, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Muhammad Jusuf Kalla (JK) mengingatkan pentingnya memprioritaskan pembersihan dan pemulihan masjid di wilayah Sumatera yang terdampak bencana.
Menurut JK, jumlah masjid yang mengalami kerusakan peralatan dan kondisi kotor jauh lebih banyak dibandingkan masjid yang roboh."Di Sumatera saya keliling Sumatera, sebagai besar masjid itu ada yang rusak iya pasti, tapi sebagai besar kotor terkena lumpur," kata JK kepada Republika di Jakarta, Ahad (25/1/2026)
JK mengatakan, karena banyak masjid yang kotor terkena lumpur, maka pembersihannya sekarang diutamakan. Dia mengungkapkan, DMI dan PMI, bersama rakyat gotong royong membersihkan masjid.
Lihat postingan ini di Instagram
Menurut JK, kebanyakan masjid rusak peralatan hingga sound system. Untuk itu, DMI telah mengirim 50 sound system. JK mengungkapkan, pihaknya akan mendistribusikan kembali bantuan sound system untuk masjid-masjid terdampak bencana Sumatera."Karena sound system nya kena air, kena banjir, pasti rusak, umumnya yang rusak itu sound system dan sistem listriknya," ujar JK.
JK mengaku belum melihat masjid yang roboh total. Dia mengungkapkan, kebanyakan masjid dan peralatannya hanya mengalami kerusakan. Untuk itu, ujar JK, DMI dan para donator akan membantu memperbaiki peralatan masjid di lokasi bencana.




