Rabu 24 Jul 2019 04:00 WIB

LazisMU Depok Sleman Salurkan Beasiswa

LazisMU menyerahkan dana Rp 70 juta.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Dwi Murdaningsih
Beasiswa (ilustrasi)
Beasiswa (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan pengajian sekaligus silaturahmi akbar warga Muhammadiyah Depok. Lewat acara yang dihadiri lebih dari 1.000 jamaah ini, juga dilakukan serah terima siswa baru serta penyaluran beasiswa pendidikan oleh Lazismu PCM Depok untuk sekolah-sekolah Muhammadiyah di PCM Depok.

Total dana yang disalurkan sebesar Rp 70 juta. Dana Rp 60 juta untuk beasiswa pendidikan dan Rp 10 juta untuk membantu pembebasan tanah SMP Muhammadiyah 3 Depok. “Pada Pengajian Akbar PCM Depok kemarin, LazisMu Depok Sleman menyalurkan dana 70 juta,” ujar salah seorang Anggota LazisMu Depok, Athiful Khoiri.

Baca Juga

Dalam kesempatan itu, Kepala SMP Muhammadiyah 3 Depok, Hasanudin mengatakan, beasiswa pendidikan dari LazisMU Depok Sleman ini bermanfaat untuk peserta didik siswa SMP Muhammadiyah 3 Depok.

“Beasiswa Pendidikan LazisMU Depok Sleman sangat bermanfaat untuk kelanjutan pendidikan peserta didik. Membersamai sekolah mencerdaskan anak bangsa. Maturnuwun LazisMu,” kata Hasanudin.

Bentuk syiar organisasi itu juga diwujudkan dalam berbagai penampilan oleh beberapa siswa dari beberapa sekolah Muhammadiyah di Depok. Di antaranya menyanyi solo oleh siswa SD Muhammadiyah Condongcatur, penampilan tahfidz surat an-Naba’ oleh siswa SD Muhammadiyah Kolombo, dan penampilan seni bela diri Tapak Suci.

“Kegiatan besar ini, rutin diselenggarakan minimal setahun sekali sebagai wujud syiar Persyarikatan,” ujar Ketua PCM Depok, Jumiran.

Untuk kepentingan syiar yang lebih luas, Jumiran mengatakan, sebenarnya PCM Depok ingin menyelenggarakan kegiatan besar ini di mall atau pusat perbelanjaan modern. “Kita mampu untuk itu. Tapi dengan berbagai pertimbangan, akhirnya kita memutuskan untuk menyelenggarakan di AUM (amal usaha Muhammadiyah). Inilah tempat terbaik yang kita pilih,” ujar dia.

Keinginan tersebut, lanjut dia, mengingat kecamatan Depok yang memang dikelilingi oleh mall dan dekat dengan pusat-pusat keramaian. Atau dalam kata lain, warga atau masyarakat Depok mayoritas menengah ke atas. “Kita ingin menyapa mereka juga sebenarnya,” kata Jumiran.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement