Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Tempuh Medan Berat, Dompet Dhuafa Sisir Halmahera

Selasa 16 Jul 2019 20:21 WIB

Red: Gita Amanda

Dompet Dhuafa bantu korban gempa Halmahera

Dompet Dhuafa bantu korban gempa Halmahera

Foto: Dompet Dhuafa
Terdapat 971 unit rumah rusak dengan 12 desa terdampak gempa Halmahera.

REPUBLIKA.CO.ID, HALMAHERA -- Dompet Dhuafa melalui tim respons bencana Disaster Management Centre (DMC) bertolak dari Jakarta dan Sulawesi Selatan sejak Senin (15/7) untuk membantu dan mengevakuasi korban gempa yang terjadi di wilayah Halmahera, lebih tepatnya Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Menurut sumber BNPB, gempa berkekuatan 7,2 SR dengan intensitas dirasakan VI MMI terjadi pada Ahad (14/7) pukul 16.10 WIB. Gempa dirasakan 2-5 detik, hal ini menyebabkan warga Ternate dan Maluku Utara berhamburan dan berlari ke wilayah yang tinggi seperti perbukitan. Kedalaman gempa 10 kilometer (km). Hingga 15 Juli 2019 pukul 07.00 WIB terjadi gempa susulan sebanyak 65 kali dengan kedalaman rata-rata 10 Km.

Hingga kini dari data BNPB terdapat tiga jiwa meninggal dunia, sementara di sisi lain terdapat lebih dari 2.000 orang mengungsi di 14 titik pengungsian. Jumlah pengungsian terbanyak terdapat di Kecamatan Bacan Selatan sebanyak 1.000 jiwa dan di Masjid Raya Halmahera Selatan sebanyak 500 orang.

Kerusakan hingga kini masih terlihat di beberapa wilayah Halmehera Selatan. Terdapat 971 unit rumah rusak dengan 12 desa terdampak gempa. 

Di sisi lain ada dua jembatan mengalami kerusakan parah yang menghambat evakuasi ke desa tersebut. Ada dua belas unit fasilitas umum terdampak dari bencana tersebut dari data BNPB yang diterima pada 15 Juli 2019.

photo
Dompet Dhuafa bantu korban gempa Halmahera

Direktur Disaster Management Centre (DMC) Dompet Dhuafa Benny mengatakan Dompet Dhuafa menerjunkan tim DMC berjumlah tujuh orang berupaya mencapai titik lokasi melalui perjalanan laut dengan ketinggian ombak dua meter, akses yang cukup terjal dengan beberapa jembatan putus menambah kesulitan tim menuju lokasi.

"Hingga sore ini Selasa (15/7) beberapa aktivis kemanusiaan Dompet Dhuafa yang telah merapat ke Halmahera Selatan melakukan layanan tanggap darurat dimulai dari assesment terdampak,” ucap Benny.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA