Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Pelepasan Jamaah Haji asal Bali Dilakukan Gubernur Langsung

Rabu 10 Jul 2019 23:17 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Jamaah Haji Indonesia (ilustrasi)

Jamaah Haji Indonesia (ilustrasi)

Foto: ROL/Ani Nursalikah
Jamaah haji Bali ber

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR— Sebanyak 1.054 calon jamaah haji (calhaj) asal Provinsi Bali, dilepas menuju tanah suci secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Bali, I Nyoman Lastra. 

Baca Juga

Pelepasan dilakukan pada Rabu (10/7), di Gedung Nari Graha, Renon, Denpasar. Para calhaj telah mendapatkan pembekalan tentang berbagai hal terkait pelaksanaan ibadah haji 2019.

"Kuota awal ada 700 orang, tapi kita mendapat kuota tambahan sebanyak 354 orang sehingga total kuota haji Provinsi Bali 2019 ada 1.054 calon haji. 

Jamaah dari Bali ada dua kloter lebih, ini adalah dampak penambahan kloter Indonesia," katanya disela-sela pelepasan.

Dia mengatakan, calhaj Provinsi Bali tergabung dalam dua kloter, yaitu kloter 60-SUB sebanyak 445 orang, dan kloter 61-SUB sebanyak 255 orang. Selain itu, dalam keberangkatan nantinya ribuan calhaj itu akan didampingi pembimbing jamaah.

"Kita di sana juga ada pembimbing jamaah, walaupun tidak mencukupi secara ideal dengan ribuan jumlah jamaah, tapi kita harapkan semua petugas bisa mendampingi jamaah haji kita selama di tanah suci," katanya.

Pada pelepasan 2019 ini, tercatat calhaj tertua yaitu berusia 94 tahun dari Kabupaten Badung atas nama Saeri. Sedangkan calhaj termuda yang berusia 19 tahun atas nama Cut Cebrilla dari Kota Denpasar.

Calhaj tertua Saeri mengaku meski sudah berusia lanjut, dia tetap bersemangat melaksanakan rukun Islam kelima itu. "Iya, saya sangat bersemangat, apalagi jika nanti sudah berada di sana tanah suci. Dengan semangat inilah Insya Allah saya bisa melaksanakan manasik, khususnya saat di Ka'bah," katanya.

Saeri, kakek yang pernah bekerja sebagai sopir angkutan umum ini sebelumnya tertimpa musibah, yakni mengalami kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan selama lima tahun keberangkatannya menjadi tertunda.

Pelepasan calhaj ini ditandai dengan pengalungan surban kepada dua perwakilan calon haji oleh Kepala Kakanwil Kemenag Bali, I Nyoman Lastra. Dua perwakilan tersebut ada calon haji tertua dan termuda tersebut.   

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA