Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Rumah Zakat dan BPJSTK Salurkan Logistik untuk Konawe

Kamis 27 Jun 2019 14:15 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Rumah Zakat bersama BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan 72 paket bantuan logistik kepada para pengungsi korban banjir Konawe pada Selasa (25/6).

Rumah Zakat bersama BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan 72 paket bantuan logistik kepada para pengungsi korban banjir Konawe pada Selasa (25/6).

Foto: rumah zakat
Rumah Zakat juga mendistribusikan 250 paket Superqurban.

REPUBLIKA.CO.ID, KONAWE -- Rumah Zakat bersama BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan 72 paket bantuan logistik kepada para pengungsi korban banjir Konawe pada Selasa (25/6). Lokasi penyaluran tepatnya berada di Posko Bencana Desa Wowasolo, Kec. Wonggeduku, Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara.

Logistik yang diberikan berupa beras, ikan sarden, minyak goreng, dan air mineral. Setelah peristiwa banjir kemarin, saat ini banyak warga yang kehilangan mata pencahariannya. Sebagian  besar lahan pesawahan mereka terendam banjir dan gagal panen.

"Saya mewakili warga mengucapkan terima kasih atas bantuan ini, insya Allah akan bermanfaat bagi warga di sini,” kata Fatimah, Koordinator Posko Bencana Desa Wowasolo.

Baca Juga

photo
Rumah Zakat bersama BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan 72 paket bantuan logistik kepada para pengungsi korban banjir Konawe pada Selasa (25/6).

Selain itu, di lokasi lainnya Rumah Zakat mendistribusikan 250 paket Superqurban untuk warga Desa Tapuwatu, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara pada Senin, (24/6). Desa Tapuwatu merupakan salah satu lokasi yang terdampak parah akibat banjir bandang yang terjadi.

“Akses menuju Kabupaten Konawe Utara masih sulit untuk dilalui karena rusak, berbatu dan masih banyak genangan air. Ada juga beberapa jembatan yang putus sehingga cukup menyulitkan relawan dan warga untuk melakukan proses evakuasi,” ujar Agus, Relawan Rumah Zakat Action.

Banjir yang terjadi berdampak pada sekitar 70 rumah, satu masjid, dan beberapa fasilitas umum lainnya rusak parah terkena banjir bandang. Sampai saat ini, warga Desa Tapuwatu masih berada di posko pengungsian.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA