Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

Usai Ramadhan, Syiar Zakat Baznas Menyasar Sektor Pendidikan

Sabtu 08 Jun 2019 13:56 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Dwi Murdaningsih

ilustrasi zakat fitrah

ilustrasi zakat fitrah

Foto: republika/mgrol101
Baznas ingin meningkatkan literasi zakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syiar zakat infak sedekah (ZIS) seusai Ramadhan, tidak akan berhenti begitu saja. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah menyiapkan strategi agar masyarakat semakin sadar bahwa zakat akan membawa kebaikan dalam hidup, salah satunya adalah dengan menyasar sektor pendidikan.

Baca Juga

Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta, mengatakan ZIS harus terus didorong pengelolaannya pada masyarakat. “Kami akan mengupayakan masuk ke sektor pendidikan gerakan zakat ibadah ini, baik di kampus-kampus maupun buku-buku dengan pengadaan literasi,” ucap dia saat dihubungi Republika.co.id, Sabtu (8/6).

Ia belum memaparkan bagaimana nantinya syiar zakat ini akan masuk ke kampus, tetapi yang jelas melalui sektor pendidikan tentu akan menarik perhatian generasi millenial.  Kemudian syiar juga akan terus gencar dilakukan melalui media massa dan media sosial, dan akan dikenalkan secara bertahap apa itu zakat.

Literasi juga akan menjelaskan hal-hal yang mendasar dalam Islam, mengapa zakat menjadi salah satu pilar untuk membuat masyarakat menjadi damai dan sejahtera. “Kami memang ingin tingkatkan literasi zakat,” kata Arifin lagi.

Selain itu, meski Ramadhan telah berakhir, Baznas tentu tetap akan mendorong pemanfaatan dana ZIS yang ada di Baznas untuk pemberdayaan masyarakat, membantu para mustahik, dan mengentaskan kemiskinan. Baznas akan membuat program yang lebih kuat dan nyata di masyarakat, lebih membuahkan hasil lebih baik.

“Program Baznas yang lebih kuat ini diharapkan mampu menaikkan pendapatan mustahik dan fakir miskin. Kemudian membuat perilaku mereka jadi lebih baik secara ke-Islam-an, sosial, juga mendorong program-program untuk bantu mustahik lainnya,” ungkap Arifin.

Alasan Baznas memperkuat program meski Ramadhan telah berakhir, lantaran masyarakat menunggu peran Baznas yang nyata. Karena itu, Baznas ingin mengenalkan program yang telah dibuat ke masyarakat, agar masyarakat dapat merasakan manfaat yang didapat dengan ZIS dari mereka.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA