Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Emeka Ezeugo Terinspirasi Kehidupan Rasulullah SAW

Selasa 23 Apr 2019 06:06 WIB

Red: Agung Sasongko

Emeka Ezeugo (46), mantan pesepakbola Nigeria yang kini menjadi mualaf.

Foto:
Perjalanan hidup Rasulullah mengandung banyak ibrah berharga.

Emeka Ezeugo telah memeluk Islam pada usia 46 tahun. Sirah nabawiyah menyentuh hatinya dan memotivasinya untuk bersyahadat.

Perjalanan hidup Rasulullah mengandung banyak ibrah berharga. Di antaranya adalah kemandirian. Rasulullah sejak kecil sudah ditinggal bapak dan ibunya karena tutup usia. Kemudian berdagang untuk me menuhi kebutuhan hidup.

Kemudian ada nilai optimisme, kesungguhan, dan kebersamaan, dalam mendakwah kan Islam. Tak dapat membaca bukanlah alasan untuk tidak belajar. Allah mengutus malaikat Jibril untuk menuntun nya membaca dan mendapatkan ilmu pe ngetahuan. Masih banyak lagi ibrah berharga dalam perjalanan hidup Sang Nabi.

"Saya orang yang selalu ingin tahu dan mempelajari agama-agama. Islam yang saya dapat dari sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW sangat inspiratif, kata Ezeugo seperti diberitakan On Islam.

Mantan pemain sepak bola ini merasa terhormat bisa menjadi pengikut Rasulullah SAW, nabi yang mulia. Setelah memeluk Islam, Ezeugo mengganti namanya menjadi Mustafa Mohammed dan berencana untuk mengajukan permohonan paspor baru dengan nama barunya setelah Ia kembali ke rumahnya di Nigeria.

Dia bersyahadat setelah mengunjungi se orang cendekiawan Muslim. Saya seorang pria dewasa. Saya bebas untuk membuat keputusan sendiri. Tak satu pun dari anggota keluarga saya mem protes keputusan tersebut, katanya.

Ijtihadnya memeluk Islam juga mendapatkan dukungan dari teman-temannya yang ada di Bangladesh. Dia selalu menganggap teman-temannya yang ada di sana seperti saudara.

Menemukan Islam membuatnya lebih kuat. Hidupnya menjadi lebih disiplin karena harus shalat, berpuasa, membayar zakat, dan melaksanakan berbagai ibadah su nah. Saya baru saja menanam benih dan sekarang harus memeliharanya untuk menjadi pohon, katanya.

"Saya tahu akan menemukan banyak sisi baik dari keputusan ini seiring waktu berjalan, tetapi pada saat ini saya dapat mengatakan bahwa Islam telah membuat hidup saya lebih disiplin, ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA