Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Baznas Promosikan Pemberdayaan Kain Batik dan Tenun di Mal

Senin 22 Apr 2019 09:29 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

adan Amil Zakat Nasional (Baznas) mempromosikan kain batik dan tenun hasil program pemberdayaan mustahik di Tuban, Jawa Timur dan tenun dari Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur di Plaza Semanggi.

adan Amil Zakat Nasional (Baznas) mempromosikan kain batik dan tenun hasil program pemberdayaan mustahik di Tuban, Jawa Timur dan tenun dari Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur di Plaza Semanggi.

Foto: baznas
Fashion show kain batik dan tenun digelar di Plaza Semanggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mempromosikan kain batik dan tenun hasil program pemberdayaan mustahik di Tuban, Jawa Timur dan tenun dari Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini diselenggarakan di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Ahad (21/4).

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Irfan Syauqi Beik mengatakan, acara Fashion Show dengan konsep 'Shop and Share' digelar sebagai bentuk promosi dan berbagi terhadap para pengrajin mustahik kain batik dan tenun di berbagai daerah di Indonesia.

"Kain batik dan tenun yang ditampilkan ini merupakan mahakarya dari para mustahik binaan Baznas yang diberdayakan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah. Kegiatan kali ini juga dalam menyambut jatuhnya Hari Kartini," katanya.

Ia mengatakan, masih banyak terdapat para pengrajin kain batik maupun tenun yang hidupnya belum sejahtera. Untuk itu Baznas melalui program Zakat Community Development (ZCD) memberdayakan para ibu-ibu pengrajin untuk meningkatkan perekonomian keluarganya.

photo
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mempromosikan kain batik dan tenun hasil program pemberdayaan mustahik di Tuban, Jawa Timur dan tenun dari Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Konsep ramah lingkungan atau eco-fashion diterapkan di setiap kain batik dan tenun yang diproduksi oleh mustahik binaan Baznas. Program pemberdayaan yang dikembangkan kepada para mustahik pengrajin ini selain dalam upaya peningkatan ekonomi, juga sebagai cara melestarikan budaya Indonesia.

Dalam acara Fashiom Show 'Shop and Share' ini juga turut bersanding kain-kain hasil tenun karya para pengrajin Jepara yang telah didesain apik oleh Usaha Kecil Menengah (UKM), Kakadits. Para pengunjung bisa membeli kain para pengrajin melalui Kakadits yang keuntungannya disalurkan ke Baznas untuk program pemberdayaan para pengrajin.

"Melalui Program Shop and Share, Baznas mengajak masyarakat untuk berpartisipasi memberdayakan para mustahik perajin, dengan cara berbelanja produk batik dan tenun," kata Irfan.

Kain Batik Tuban dan Tenun Ende karya mustahik binaan Baznas ini beberapa kali ditampilkan dalam acara berskala nasional dan bertaraf Internasional, pada November 2018 lalu kain-kain ini ditampilkan di acara Eco Fashion Week.

Dengan ditampilkannya kain-kain hasil produksi para mustahik ini juga mampu menumbuhkan semangat dan kebanggaan para pengrajin mustahik, yang dapat meningkatkan kualitas dan produksi tentunya bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan mereka.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA