Ahad 03 Mar 2019 19:47 WIB

'IBF Ramai Banget dan Lengkap'

Pengunjung senang bisa menemukan buku yang mereka cari meski suasana sangat ramai.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Andi Nur Aminah
IBF 2019. Sejumlah pengunjung saat mencari buku pada hari terakhir acara Islamic Book Fair 2019 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Ahad (3/3).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
IBF 2019. Sejumlah pengunjung saat mencari buku pada hari terakhir acara Islamic Book Fair 2019 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Ahad (3/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada yang setiap tahun rutin mengunjungi Islamic Book Fair (IBF), tapi ada juga yang baru pertama kali mengunjungi IBF pada 2019 ini. Dua pelajar yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA, mengaku senang bisa menemukan buku-buku yang mereka cari, meski suasana sangat ramai.

Salah seorang pelajar Pondok Pesantren Nurrohman Leuwi Liang, Bogor, Jawa Barat, Nova Aulia (15), mengatakan datang bersama dengan rekan-rekannya sebanyak satu bus. “Ada 50 orang yang ke sini. Saya sendiri baru pertama kali ke IBF, stand-nya banyak,” ujar dia saat ditemui Republika.co.id di lokasi IBF, Ahad (3/3).

Baca Juga

Semua yang datang ke IBF, kata dia, memang gemar sekali membaca buku. Semua berburu buku-buku yang telah mereka list untuk dibeli. Nova mengaku menyukai buku-buku karangan Tere Liye, dan memang sedang dalam tahap mengoleksi semua buku-buku Tere Liye.

“Saya ke sini cari kitab, kamus, dan ketemu semua. Saya suka novel Tere Liye dan Ahmad Rifai. Kalau tahun depan sekolah mengadakan lagi acara untuk ke IBF, saya pasti mau ikutan,” kata Nova.

Sejauh ini, ia mengaku sangat senang mengunjungi IBF meskipun baru bisa datang di hari terakhir perhelatan buku-buku Islam terbesar di Asia Tenggara ini. Sebagai pengalaman pertama mengunjungi IBF, Nova merasa agak bingung karena ramai sekali. Dia juga mengaku agak kesulitan ketika melihat buku yang tidak tercantum harganya.

Tidak hanya Nova, pengunjung yang juga baru pertama kali ke IBF dan juga pelajar kelas 1 SMA di Pondok Pesantren Ummul Quro Leuwi Liang, Bogor, Jawa Barat, adalah Siti Rovita (16). Ia juga merasa kebingungan karena ramainya pengunjung yang datang ke IBF, walaupun buku-buku yang ia cari bisa ditemukan semua.

“Dari pondok tadi jalan pukul 08.00 WIB sampai di sini pukul 10.00 WIB. Tadi saya mampir ke stand Republika, Erlangga, Al-Maghfiroh, dan lainnya. Saya cari buku motivasi Islami, novel remaja, Alquran, dan lainnya,” kata Rovita juga ditemui di lokasi IBF.

Dari pesantrennya tersebut, untuk hari ini diperuntukkan bagi perempuan dan berjumlah sekitar 200 orang lebih dalam empat bus. Sementara hari-hari sebelumnya adalah gilirannya santri putra. Jika ditotal selama perhelatan IBF 2019, dari pesantren Ummul Quro saja ada sekitar 5.000 orang yang datang.

“Mungkin karena ini hari terakhir, banyak diskonnya dan diskon besar-besaran, jadi ramai banget. Tadi lumayan capek kelilingnya, tapi asik. Insya Allah tahun depan mau ke sini lagi. Untuk tahun besok, stand-nya harus dibanyakin lagi, khususnya tentang motivasi-motivasi islami itu. Tadi agak sulit nyarinya,” kata dia lagi.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement