Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Latar Terjadinya Perang Bosnia (6)

Senin 25 Feb 2019 21:32 WIB

Red: Hasanul Rizqa

Dua wanita Bosnia membacakan doa di Potocari Memorial Center Srebrenica Bosnia Herzegovina di sela peringatan 22 tahun pembantaian ribuan muslim Bosnia oleh tentara Serbia.

Dua wanita Bosnia membacakan doa di Potocari Memorial Center Srebrenica Bosnia Herzegovina di sela peringatan 22 tahun pembantaian ribuan muslim Bosnia oleh tentara Serbia.

Foto: Jasmin Brutus/EPA
Dalam kancah Perang Bosnia, ada bukti-bukti pemerkosaan massal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejak Oktober 1992, PBB diketahui telah membentuk komisi yang bertugas menyelidiki adanya kejahatan terhadap kemanusiaan di republik-republik pecahan Yugoslavia, termasuk Bosnia-Herzegovina.

Baca Juga

Hasilnya berupa Laporan Bassiouni. Nama itu merujuk pada Prof Cherif Bassiouni, yakni kepala komisi tersebut. Di dalam laporan itu, ditegaskan adanya genosida berupa pembersihan etnis yang dilakukan pihak militer Serbia dan Kroasia di Bosnia-Herzegovina.

Pihak Serbia diketahui melakukan tindakan keji itu dengan dukungan Republik Serbia. Adapun pihak Kroasia ditaja Republik Kroasia. Baik Serbia maupun Kroasia terbukti telah melakukan pembersihan etnis atas kaum Muslim Bosnia.

Di samping itu, ada pula bukti-bukti pihak Kroasia membantai etnis Serbia di wilayah Krajina dan sebagian Slavonia. Masih menurut laporan yang sama, pemerintah Bosnia-Herzegovina pun terbukti melakukan pelanggaran berat atas Serbia dan Kroasia tetapi tidak sampai tahap pembersihan etnis.

Sasaran kebiadaban bukan hanya kaum pria, melainkan juga perempuan Muslim Bosnia. Dalam bukunya, Rape Warfare (1996), Beverly Allen menghimpun rekaman bukti-bukti adanya pemerkosaan massal oleh militer Serbia sejak pecahnya konflik di Bosnia-Herzegovina pada 1990.

Allen menemukan tiga metode kejahatan bengis ini. Pertama, desa korban diserbu dan kaum perempuannya diperkosa di depan umum. Kedua, pemerkosaan terjadi secara acak atas perempuan Muslim Bosnia di kamp konsentrasi milik Serbia.

Ketiga, pemerkosaan terjadi secara sistematis atas perempuan Muslim Bosnia, baik dalam kondisi gadis maupun hamil. Biasanya, kasus yang terakhir itu merupakan genosida karena berujung pada pembunuhan di kamp konsentrasi. Segenap metode itu adalah kebengisan yang nyata.

Baca juga: Latar Terjadinya Perang Bosnia (7-Habis)

sumber : Islam Digest Republika
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA