Kamis 10 Jan 2019 06:36 WIB

Lautan dan Masa Depan Hidup Manusia

Lautan memiliki sumber kekayaan tak ternilai, lautan memiliki energi tak terbatas

Lautan nan dalam (ilustrasi)
Foto:

Poin pertama mengingatkan kepada manusia tentang kedahsyatan hari kiamat. Kedua, merangsang penjelajahan ke ruang angkasa untuk menemukan gugusan benda langit berapi. Terakhir, mengisyaratkan lautan mengandung daya energi sepanas neraka yang belum tergali.

Api di lautan mungkin saja isyarat untuk sumber energi panas. Dosen Fakultas Teknik Universitas Islam Bandung (Unisba) ini menjelaskan, lautan mengandung 10 triliun ton deuterium. Sejenis isotop hidrogen yang memiliki neutron berlebih di inti atomnya.

Deuterium ini mudah dipisahkan dari air laut. Zat ini pun mudah dipisahkan dari air laut dan merupakan bahan bakar utama bagi reaktor pembangkit energi sistem nuklir fusion.

Menurut dia, laut pun memiliki proses nuklir fusion yang sama dengan apa yang terjadi di matahari. Proses fusion di matahari menghasilkan energi panas bagi planet-planet di sekitarnya. Karena itu, dengan teknologi nuklir yang aman, laut akan mencukupi energi panas sedunia menggantikan minyak bumi. Kita pun tahu minyak bumi berasal dari tanaman dan binatang laut purba yang terurai dalam masa panjang. Karena itu, minyak bumi pun bersumber dari lautan.

Tak hanya itu, air laut pun diduga mengandung energi listrik. Percobaan yang dilakukan di Laboratorium Kalasan, Yogyakarta, oleh Sastroamidjojo menggunakan dua liter air laut dari Parangtritis kemudian dialirkan ke anoda dan katoda, ternyata mampu menghasilkan listrik bertegangan 1,6 volt. Saat airnya ditambah menjadi 400 liter dan disirkulasikan ke dalam accu, tenaga listriknya mampu menyalakan lampu mobil lebih terang dari accu biasa.

Para ilmuwan Israel pun sempat membuat penelitian di Laut Mati. Mereka membuat membran yang membatasi air sungai Jordan yang tawar dengan air Laut Mati yang asin dengan kadar garam tinggi. Mereka hendak menghasilkan tenaga listrik abadi. Mengingat, air laut yang mengandung unsur NaCl (garam) yang tinggi diuraikan oleh H20 (air tawar). Partikel bermuatan bebas itu pun membentuk arus listrik.

sumber : Dialog Jumat Republika
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement