Ahad 23 Dec 2018 12:51 WIB

Memilih Tempat di Akhirat

Surga dan Neraka merupakan akhir dari perjalanan manusia.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Agung Sasongko
Surga (ilustrasi)
Foto: blogspot.com
Surga (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Surga dan neraka me rupakan akhir dari perjalanan manusia kelak. Dua tempat ter sebut akan men jadi pilihan manusia di akhirat nanti. Untuk menempatinya bergantung pada amal iba dah selama di dunia. Ustaz Amir Faishol Fath da lam Kajian Tauhid di Masjid Al Latief, Pasaraya, Blok M, Jakarta Selatan, belum lama ini, mengatakan, kehidupan dunia merupakan waktu memilih tempat untuk di akhirat nanti.

Oleh karena itu, umat Islam harus mempersiapkan diri dengan amal kebaikan. "Kapan memilih? Memilihnya, yaitu sekarang," ujar dia.

Ustaz Amir mengatakan, mereka yang menginginkan surga se bagai tempat tinggal harus mensetting dirinya berada di jalan sur ga. Begitu juga dengan neraka, me reka pun harus men-setting di ri nya dengan di atas jalan ke neraka.

Ustaz Amir menegaskan, ber juang untuk masuk surga ada lah keharusan bagi mereka yang meng ingin kannya. Pun dengan nereka akan disertai dengan perjuangan. Setan, kata Ustaz Amir, lebih be kerja keras agar masuk neraka.

"Setan mengajak teman-te mannya berjuang untuk menghuni neraka," katanya. Setan akan selalu berusaha menggoda manu sia supaya di akhirat nanti masuk neraka. Itu sebabnya, umat Islam di anjurkan memperbanyak berdoa agar dilindungi dari godaan setan. Karena godaan setan selalu menggiurkan.

Menurut dia, ba nyak orang mudah tergoda dalam pengaruh setan. Keimanan yang kuat merupakan solusi tepat un tuk membentengi diri dari godaan setan yang sangat dahsyat.

Ustaz Amir menjelaskan, orang beriman akan selalu menyerahkan segala sesuatu kepada Allah. "Orang beriman tak ber gan tung kepada makhluk," ujar nya.

Ustaz Amir mengatakan, Allah telah membagi-bagikan waktu agar dimanfaatkan sebaikbaiknya oleh manusia. Sepertiga waktu, manusia harus mendekat kan diri kepada Allah. Sepertiga wak tu diperuntukkan untuk diri sen diri.

Pun dengan kegiatan men cari nafkah, sepertiga waktu un tuk mencari nafkah. Oleh ka rena itu, Ustaz Amir menyerukan supa ya memanfaatkan waktu yang telah dibagi-bagi dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Amir juga mengingatkan agar meningkatkan rasa takut ke pada Allah. "Takut ini penting sekali. Orang takut pasti sungguhsungguh," katanya. Ustaz Amir juga mengingatkan agar umat Islam meningkatkan ketakwaan kepada Allah. Umat Islam harus menjauhkan diri dari mengonsumsi makanan haram.

Kemudian Ustaz Amir meminta agar mengikui kata hati se tiap tindakan yang akan dilaku kan. Pasalnya, mereka yang meng ikuti kata hati diyakini menjauhkan diri dari dosa. Ustaz Amir menambahkan, umat Islam juga memfungsikan akalnya da lam setiap tindakan.

Dengan demikian, mereka akan mampu memproteksi hawa nafsu. Umat manusia juga diajak untuk men jaga jiwanya. Karena kondisi jiwa akan memengaruhi hubungan manusia dengan Allah. "Dia yang bisa mengendalikan jiwanya dia akan masuk surga," ujarnya.

Ustaz Edi Abu Marwa menambahkan, untuk selamat mencapai tujuan akhir, yakni bertemu dengan Allah, umat Islam tidak bisa hanya mengandalkan amal an. Sebab, setiap amalan yang dikerjakan belum tentu berkuali tas. Beriman kepada hari akhir adalah salah satu jalan manusia un tuk sampai kepada Allah de ngan selamat.

Ustaz Edi menjelaskan, perjalanan yang akan ditempuh sete lah kehidupan dunia sangat pan jang. Menurut dia, terdapat 12 fase yang akan dijalani dan harus diyakini sebagai umat beriman. "Kalau kita beriman kepada hari akhir, 12 hal yang harus kita percayai. Kalau tidak, keimanan kita menjadi rusak," kata dia.

Ustaz Edi mengingatkan agar tidak menjadi manusia bangkrut ketika hari kiamat nanti. Menurut dia, orang seperti itu ketiak di du nia sering mencaci maki. Kemu dian mereka sering kali menuduh orang dan melakukan korupsi. "Hanya ada tujuh golongan yang mendapatkan perlindungan, yaitu pemimpin yang adil, sedekah, orang yang mendapatkan sya faat," ujar dia. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement