Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Singkawang Siapkan 10 Ribu Ornamen Ketupat Sambut Ramadhan

Senin 16 Apr 2018 11:43 WIB

Red: Ani Nursalikah

Ketupat raksasa (ilustrasi)

Ketupat raksasa (ilustrasi)

Foto: Republika/Imam Budi Utomo
Pemasangan lampion ketupat sebagai cara mengingatkan Ramadhan segera menjelang.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Pemerintah Kota Singkawang sedang menyiapkan 10 ribu ornamen lampion ketupat berukuran kecil. Pembuatannya melibatkan berbagai unsur masyarakat kota setempat untuk memeriahkan perayaan Ramadhan tahun ini.

"Ornamen lampion ketupat-ketupat ini akan kita perbanyak pemasangannya di sekitar Masjid Raya dan Jl Merdeka (Taman Burung) Singkawang," kata Wakil Ketua Singkawang Ramadhan Fair Agus Prayitno, Senin (16/4).

Menurutnya, pemasangan lampion ketupat sudah dimulai pada hari ini tepatnya di Jl Budi Utomo (sekitar patung polisi). "Tujuannya kita promosikan (memberitahukan) ke masyarakat tidak lama lagi akan ada memasuki Ramadhan," ujarnya.

Bahan ketupat yang digunakan menggunakan kertas semacam plastik (scotlight). Sebelumnya sudah dilakukan uji coba bahan yang dipakai dipastikan bisa bertahan lama. Apabila terkena sinar lampu maka ornamen lampion ketupat yang dibuat juga akan memancar khususnya pada malam hari.

Disamping yang berukuran kecil, Pemerintah Kota Singkawang juga akan menyiapkan ornamen lampion ketupat raksasa (berukuran besar) sebanyak dua buah. "Yang satu nanti akan kita tempatkan di depan Masjid Raya Singkawang dan satunya lagi kita tempatkan di depan eks Hotel Mahkota," ujarnya.

photo
Selongsong ketupat

Tapi, jika memang ada masyarakat Singkawang yang mau berpartisipasi dalam rangka memeriahkan Ramadhan Fair tentu sangat baik. "Kalau bisa bantu biaya sangat bagus, tapi kalau tidak pun boleh juga bantu tenaga, atau bisa juga memberikan pemikiran (ide) atau doa," ujarnya.

Mengingat rangkaian kegiatan Ramadhan Fair bukan hanya semata-mata menonjolkan ornamen lampion ketupat saja, tapi juga didalamnya terdapat syiar-syiar agama. "Hanya saja ujungnya akan kita kemas supaya kegiatan yang kita buat ini bisa menjadi kunjungan wisata. Oleh karena itulah kita sangat berharap peran serta masyarakat Singkawang," katanya.

Menurutnya, konsep untuk memeriahkan Ramadhan Fair tidak hanya mesti ornamen ketupat saja, tapi juga ornamen dalam bentuk lain seperti bulan sabit raksasa. "Jika memang ada dari masyarakat yang menyiapkan ornamen bulan sabit bisa kita pasang di Taman Burung nanti," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA