Jumat 16 Mar 2018 15:23 WIB

Bantuan 50 Ton Gandum Perkuat Ketahanan Pangan Gaza

Bantuan tersebut merupakan donasi masyarakat Indonesia untuk warga Gaza.

Rep: Irwan Kelana/ Red: Agung Sasongko
Bantuan 50 ton gandum dari masyarakat Indonesia yang tiba di Gaza, Palestina, Selasa (13/3).
Foto: Dok. Abdullah Onim
Bantuan 50 ton gandum dari masyarakat Indonesia yang tiba di Gaza, Palestina, Selasa (13/3).

REPUBLIKA.CO.ID,GAZA -- Pada Selasa lalu, (13/3), sejumlah truk kontainer yang membawa 50 ton gandum berhasil masuk Jalur Gaza, Palestina melalui Mesir, dilansir oleh Kantor Berita Suara Palestina Gaza City.

Bantuan ini difasilitasi oleh Yayasan Nusantara Palestine Center yang belum lama ini didirikan oleh Bang Abdillah Onim atau yang akrab disapa “Bang Onim” (Aktivis Indonesia untuk Palestina).

Seperti dalam siaran pers yang diterima, Jumat (16/3), bantuan yang berasal dari donasi masyarakat Indonesia ini ditujukan membantu rakyat Palestina di Jalur Gaza, terkhusus dalam situasi sulit yang telah melahirkan penderitaan bagi masyarakat di wilayah akibat blokade Israel sudah lebih dari 11 Tahun.

Selain itu, penyaluran bantuan ini juga merupakan upaya untuk mematahkan blokade yang diberlakukan atas Jalur Gaza yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Program ini diprioritaskan untuk keluarga fakir miskin dan yatim piatu. Adapun secara teknis nantinya 50 ton gandum ini akan disalurkan kepada lebih dari 1000 Kepala Keluarga (KK) yang berhak menerima yang tersebar dibeberapa titik diwilayah Jalur Gaza seperti Gaza Utara, Selatan, timur Gaza, di mana setiap keluarga akan memperoleh gandum sebanyak 50 kg alias 1 karung.

Program ini diharapkan mampu membantu dalam meningkatkan ketahanan pangan bagi keluarga di wilayah jajahan Zionis Israel ini. Untuk diketahui, bahwa lebih dari 70 persen rakyat Jalur Gaza tidak memiliki ketahanan pangan, atau mengalami kelangkaan bahan makanan seperti yang dilaporkan oleh Media lokal di Gaza pertengahan tahun lalu. Selain itu data dari lembaga Gazi Distik Turky menyebutkan bahwa Jalur Gaza mengalami kekurangan pangan sampai 80 %

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement