Ahad 11 Feb 2018 14:44 WIB

Museum di Turki Pamerkan Alquran Berusia 800 Tahun

Kitab itu ditulis pada 1190.

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Agus Yulianto
Manuskrip Alquran tertua yang ditemukan di Birmingham, Inggris (Ilustrasi)
Foto: mirror.co.uk
Manuskrip Alquran tertua yang ditemukan di Birmingham, Inggris (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Naskah Alquran berusia 800 tahun dipamerkan di Museum Tokat di wilayah utara Turki. Direktur Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi, Adem Cakir, mengatakan bahwa Alquran tersebut adalah karya tulis tertua yang dipamerkan di museum mereka yang terletak di Anatolia. Ia mengatakan, kitab itu ditulis pada 1190.

"Ini adalah pekerjaan yang langka. Terjemahan dari ayat Arab juga tertulis di bawah teks (bahasa Arab)," kata Cakir, dilansir dari Andadolu Agency, Ahad (11/2).

Cakir menambahkan, bahwa Alquran ditemukan di Tokat dan kemudian diperbaiki di pusat Provinsi Konya pada 2010. Setelah satu tahun pekerjaan restorasi tersebut, manuskrip tersebut mulai dipamerkan pada 2011.

Turki memang cukup aktif dalam kegiatan melestarikan Alquran. Sebelumnya, yayasan Turki bernama Diyanet menyumbangkan sekitar 20 ribu eksemplar Alquran untuk didistribusikan di negara-negara Amerika Latin. Salinan Alquran untuk didistribusikan di kalangan umat Islam di Guatemala, El Salvador, Kolombia, Haiti, Argentina, Cile, Peru, Bolivia, Ekuador dan Uruguay.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement