Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Amien Rais Yakini Datangnya Kemajuan pada Dunia Islam

Senin 22 Jan 2018 13:15 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Agus Yulianto

Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais

Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais

Foto: ROL/Fakhtar Khairon Lubis
Secara fisik, Islam semakin diminati kampus-kampus besar swasta maupun negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Mantan Ketua MPR dan PP Muhammadiyah, Amien Rais, melihat ada sinar cerah yang akan menerangi dunia Islam. Walau merasa ada gelombang kuat dari dunia asing, dia merasa, masa depan dunia Islam yang cerah ada di depan mata.

Secara geografis, saat ini, Islam telah terbentang dari Papua sampai Tunisia, Aljazair, Maroko, Libya dan melebar jauh. Pun dari Jawa sampai Uzbekistan, Kazakhstan, pertengahan Rusia yang menunjukkan luasnya persebaran Islam.

"Saya melihat dunia Islam tengah menampilkan sebagian optimisme," kata Amien di tabligh akbar Ponpes Modern MBS Prambanan, Sabtu (20/1).

Dikatakan Amien, kemajuan itu dapat dilihat mulai dari jumlahnya yang semakin besar, serta perkembangan teknologi yang tidak mengecewakan. Kemajuan itu terlihat pula dari sumber daya alam dunia Islam yang selalu melimpah luas.

Secara fisik, dia melihat, Islam semakin diminati kampus-kampus besar swasta maupun negeri di Indonesia. Artinya, Islam semakin dipeluk kaum muda dan intelektual, dan gairah mereka yang ingin ke Tanah Suci mengenal lebih dalam Islam semakin tinggi.

Menurut Amien, setiap hari, ribuan orang Indonesia yang melaksanakan umrah merupakan bukti nyata kemajuan yang tengah berada di depan mata. Bahkan, untuk naik haji Indonesia yang saat ini sudah diberi kuota tinggi, masih harus antri puluhan tahun.

"Itu kita bisa lihat ada gairah, cinta, dan komitmen kepada Islam yang semakin kuat," ujar Amien.

Untuk itu, dia mengingatkan, kemajuan yang tengah dijalani umat Islam harus memberikan pula kesadaran akan tanggung jawab yang ada. Sebab, sesuai apa yang diamanatkan Allah SWT, orang beriman tidak boleh membiarkan dunia ini keteteran.

Apalagi, lanjut Amien, membiarkan umat manusia jatuh ke dalam kondisi yang termarjinalkan. Sebab, dia meyakini, bisa jadi orang-orang yang terhina di dunia masih dihidupkan lagi ke dalam keadaan terhina di akhirat kelak.

"Maka itu, kita yang tengah berada dalam optimisme, kita orang beriman tidak boleh membiarkan dunia kita keteteran, jatuh ke dalam marjinal, ini kita harus hati-hati," kata Amien.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA