Senin 30 Oct 2017 19:30 WIB

Nasihat untuk Anak

Rep: Ratna Ajeng Tedjomukti/ Red: Agung Sasongko
Anak Shaleh (Ilustrasi)
Foto: Tahta Adila/Republika
Anak Shaleh (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Luqman berpesan untuk berbuat baik kepada orang tua seperti dalam QS Luqman ayat 14 dan 15. Allah memerintahkan kepada setiap orang untuk berbuat baik kedua orang tuanya, terutama ibu yang mengandung dalam keadaan lemah dan baru menyapihnya saat usia dua tahun. Namun jika kedua orang tuanya meng ajak untuk mempersekutukan Allah, maka anak boleh menolaknya te tapi tetap harus berbuat baik kepada mereka.

 

Luqman berpesan agar anaknya memegang teguh ketauhidan. Jamaal Abdur Rahman mengutip pemaparan al-Qurthubi, saat itu anak Luqman bertanya kepada ayahnya tentang sebutir biji yang jatuh ke dasar laut, apakah Allah mengetahuinya?

Lukman menjawab itu dengan surah Luqman ayat 16, (Luqman berka ta) Hai anakku, Sesungguhnya jika ada (se suatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasnya). Sesungguhnya Allah Mahahalus lagi Mahamengetahui."

 

 

Dalam QS Luqman ayat 17 ada empat pesan yang diberikan kepada anaknya. Luqman berpesan agar tidak lupa mendirikan shalat, memiliki keberanian un tuk mengajak manusia berbuat baik, dan memiliki keberanian untuk mencegah orang lain berbuat mungkar. Pesan terakhir dalam ini menyebutkan agar anak Luqman bersabar menghadapi musibah yang menimpa.

Ketika menjalankan kebaikan dan menghindari perbuatan mungkar, maka seseorang akan mendapat ujian. Ujian ini harus dihadapi dengan sabar agar berbuah keberhasilan. Luqman meminta anaknya jangan memalingkan muka dari orang lain karena sombong dan merasa diri paling tinggi derajatnya dari orang lain. Dia juga berpesan agar anak nya tidak angkuh dalam menjalani hidup.

 

Sikap sombong dapat terlihat dari cara berjalan. Luqman juga berpesan untuk menyederhanakan cara berjalan. Anaknya diharapkan memiliki sifat tawa dhu. Cara berjalan yang baik ada lah yang pertengahan, tidak dengan langkah lambat dan tidak pula terlalu cepat.

 

 Luqman berpesan agar anaknya sela lu merendahkan suara. Karena jika me ninggikan dan mengeraskan suara akan mengganggu orang lain.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement