Wednesday, 4 Jumadil Akhir 1441 / 29 January 2020

Wednesday, 4 Jumadil Akhir 1441 / 29 January 2020

Warisan Utsmaniyah

Barat Akui Kemampuan Kartografi Piri Reis

Rabu 25 Oct 2017 06:36 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Agung Sasongko

Peta Piri Reis

Peta Piri Reis

Foto: Wikipedia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peta dunia Piri Reis yang berasal dari tahun 1513 menunjukkan Atlantik dengan pantai-pantai di Eropa, Afrika dan Dunia Baru yang berdekatan. Yang kedua berasal dari tahun 1528-29, dimana sekitar seperenam telah bertahan, mencakup bagian utara Atlantik termasuk ujung selatan Greenland, Amerika Utara dari Labrador dan Newfoundland di utara sampai Florida, Kuba dan sebagian Amerika Tengah ; dan di selatan itu menunjukkan wilayah dari Venezuela ke Newfoundland.

Sarjana Jerman Paul Kahle telah membuat analisis dan deskripsi menyeluruh tentang peta Piri Reis. Dia mengamati bahwa Piri Reis adalah kartografer yang hebat dan andal. Kahle juga menunjukkan bahwa keseluruhan gambaran tentang Columbus telah terdistorsi, karena hampir semua dokumen penting yang terkait dengannya, dan khususnya jurnal kapalnya, telah dipelihara tidak asli tapi dalam karya abstrak dan diedit, kebanyakan oleh Uskup Las Casas.

Lama setelah Kahle, pada pertengahan 1960an, Hapgood kembali ke topik peta Topkapi. Kagum dengan kekayaan peta tersebut, ia menghubungkannya dengan peradaban maju yang berasal dari zaman es. Atas dasar peta Piri Reis, Charles Hapgood berpendapat bahwa peta ini menyimpan pengetahuan tentang peradaban yang tidak diketahui.

Hapgood menggunakan banyak peta arsip, untuk menyatakan bahwa mereka menunjukkan benua selatan yang luas yang kira-kira mirip dengan Antartika. Dia menyatakan terjadi pergeseran tiang 15 derajat sekitar 11.600 tahun yang lalu, dan bahwa bagian Antartika bebas dari es pada saat itu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA