Sabtu 21 Oct 2017 06:15 WIB

Miliki Berat Berlebih, Ini Saran Ibnu Sina

Ibnu Sina
Foto: blogspot
Ibnu Sina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada era modern saat ini, bertebaran sarjana kesehatan atau kedokteran yang aktif menyuarakan berbagai hal tentang kesehatan, seperti efek buruk mengonsumsi makanan yang tidak sehat, pentingnya olahraga, diet yang tepat, serta pola tidur teratur. Banyak pula kalangan yang menggaungkan kampanye untuk menerapkan pola diet yang sehat. Semua hal itu dilakukan agar masyarakat dapat terhindar dari berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas (kegemukan) dan diabetes.

Yang patut dicatat adalah, semua saran dan anjuran kesehatan itu telah lama dirisalahkan oleh para ilmuwan Muslim dalam buku-buku mereka. Setidaknya, ada lima buku kesehatan terbaik dalam peradaban Islam. Berikut ulasan kelima buku tersebut.

 

Al-Qanun Fi al-Tibb (The Canon of Medicine)

Kitab ini ditulis oleh Ibnu Sina. Dalam peradaban Islam, ilmuwan yang dikenal pula dengan nama Avicenna ini tersohor berkat karya-karyanya dalam bidang filsafat  dan pengobatan. Salah satu bukunya yang terkenal adalah, Al-Qanun Fi al-Tibb (The Canon of Medicine).

Buku karya Ibnu Sina itu kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Latin pada akhir abad ke-12. Tak pelak, buah pikiran Ibnu Sina yang tertuang dalam buku tersebut menjadi sumber referensi bagi penelitian medis di universitas-universitas di Eropa hingga akhir abad ke-17.

Dalam bukunya itu, Ibnu Sina menjelaskan tentang dampak negatif atau kerugian bila seseorang memiliki berat badan berlebih atau biasa disebut obesitas. Ia pun menguraikan cara untuk menghindari dan mengurangi risiko timbulnya obesitas, di antaranya dengan rutin berolahraga dan mengurangi asupan makanan berlemak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement