Selasa 25 Apr 2017 08:16 WIB

Warga Fakfak Diajak Membumikan Islam Rahmatan Lil'alamin

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Agus Yulianto
Presiden Yayasan Al Fatih Kaffah Nusantara (AFKN), Ustaz Fadhlan Gharamatan bersama Kepala Suku Jagara, Suku Air Garam, dan Kepala Kampung Jagara (Ilustrasi)
Foto: ROL/Agung Sasongko
Presiden Yayasan Al Fatih Kaffah Nusantara (AFKN), Ustaz Fadhlan Gharamatan bersama Kepala Suku Jagara, Suku Air Garam, dan Kepala Kampung Jagara (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, FAKFAK -- Umat Islam diingatkan tentang adanya upaya pendangkalan akidah terhadap. Dengan era globalisasi yang beguti bebas maka pendangkalan akidah umat itu merupakan 'perang' yang terjadi saat ini.

Menurut Ustaz Mujib Khudari, pendangkalan akidah sudah meluas mulai di perguruan tinggi, kampung sampai pesantren. Karena itu, dia menegaskan, agar umat Islam harus membumikan Islam rahmatan lil'alamin dan Ahlussunah waljamaah.

"Ini bisa membahayakan Islam Ahlussunah waljamaah," ujar Ustaz Mujib dalam ceramahnya pada acara Tabligh Akbar memperingati Isra Mi'raj yang diadakan oleh Al Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN), di Masjid Baitul Makmur, Fakfak, Papua Barat, Senin (24/4) malam.

Sebab itu, dia meminta, umat agar mencari keselamatan dengan rajin beribadah di masjid. Sebab, masjid merupakan rumah Allah SWT. Dengan begitu Allah akan selalu menjaga masjidnya.

Orang yang masuk masjid, kata Ustaz Mujib, akan dilindungi oleh Allah SWT. Allah akan menjami keamanan umatnya dengan memasuki masjid. "Artinya Allah membuka pintu tobat 24 jam," kata Ustaz Mujib.

Acara Isra Mi'raj tersebut dihadiri ratusan jamaah se-Kabupaten Fakfak. Sejumlah pejabat daerah seperti Sekretaris Daerah dan organisasi masyarakat turut hadir.

Sebelumnya, AFKN telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti gerakan shalat Subuh berjamaah dengan mendatangkan dai cilik dari Pondok Pesantren Nuu Waar, Bekasi, Jawa Barat. Selain itu, berbagai lomba diadakan khusus anak-anak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement