Senin 04 Sep 2023 16:37 WIB

Menyemai Benih Rahmatan Lil Alamin di Asrama Universitas KH Abdul Chalim

Universitas KH Abdul Chalim perkuat akhlak yang rahmatan lil alamin.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan asrama mahasiswa UKHAC.
Foto: Antara
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan asrama mahasiswa UKHAC.

REPUBLIKA.CO.ID, MOJOKERTO -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan gedung asrama mahasiswa luar negeri di kompleks Universitas KH Abdul Chalim (UKHAC) Mojokerto sebagai sarana mendiseminasikan keilmuan. 

"Utamanya, terkait pesan Islam yang 'rahmatan lil alamin' bagi mahasiswa yang berasal dari berbagai negara," katanya di sela peresmian asrama tersebut di Mojokerto seperti taklimat media di Mojokerto, Senin (4/9/2023).

Baca Juga

Asrama ini akan menjadi sentra dari proses diseminasi keilmuan dan pendalaman kekuatan Indonesia untuk bisa menyampaikan pesan-pesan terutama pesan Islam "rahmatan lil alamin" bagi semua mahasiswa dari berbagai negara. 

UKHAC, kata dia, secara konsisten telah mampu mengembangkan peran strategisnya dalam proses pemberdayaan masyarakat. Terlebih dalam waktu dekat akan dibuka Fakultas Pertanian yang diharapkan mampu memberikan penguatan sektor pertanian di Jawa Timur. 

"Akan ada keberseiringan antara ilmu-ilmu agama yang sudah ada lebih awal dilakukan di institut KH. Abdul Chalim yang sekarang menjadi Universitas Abdul Chalim," katanya.

Gubernur menyatakan UKHAC adalah institusi yang di dalamnya memberikan keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan kedalaman spiritual yang didapatkan baik dari pesantren maupun perkuliahannya. 

"Bagaimana kita menghadirkan wajah dari perguruan tinggi yang berbasis Pesantren ini menjadi referensi keilmuan dunia," katanya. 

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan untaian melati oleh Gubernur Khofifah didampingi Pengasuh PP. Amanatul Ummah sekaligus Pembina UKHAC Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag, Sekda Provinsi Jatim Adhy Karyono, Asisten III Setda Provinsi Jatim Ach. Jazuli dan Direktur Pascasarjana UKHAC, Dr. H. M. Afif Zamroni, Lc., M.E. 

Bangunan asrama mahasiswa luar negeri tersebut terdiri dari tiga lantai dan di setiap lantai ada 10 kamar serta dilengkapi dapur dan 16 toilet. Setiap kamar mampu menampung 10 orang mahasiswa. Asrama ini juga dilengkapi dengan fasilitas wifi serta berbagai fasilitas penunjang lainnya. 

Selain memiliki gedung asrama mahasiswa luar negeri, kampus UKHAC juga dilengkapi dengan laboratorium micro teaching untuk latihan mengajar, laboratorium studio radio dan ruang broadcast. 

Selain itu, juga ada ruang sidang perkara, laboratorium mini bank bekerja sama dengan BRI, serta laboratorium komputer, perpustakaan, gedung pasca sarjana, aula, ruang rapat senat, gedung perkuliahan dan masjid.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement