REPUBLIKA.CO.ID, TRENTON -- Organisasi Hak Sipil Muslim di New Jersey, Amerika Serikat menyerukan adanya peningkatan keamanan bagi siswa Muslim setelah adanya poster bernada kebencian di Universitas Rutgers, New Jersey yang bertuliskan Muslim-Free America.
Poster tersebut ditempelkan pada dinding bangunan kampus yang digunakan oleh siswa Muslim untuk melaksanakan ibadah. Kejadian ini telah dilaporkan ke pihak rektor Universitas dan pihak kemananan. Saat ini, pihak kemananan sedang melakukan penyelidikan terkait insiden ini. .
"Kebencian dan panggilan implisit untuk genosida yang menargetkan Muslim Amerika tidak boleh ditoleransi," ujar Direktur CAIR New Jersey, James Sues seperti dilansir http://pix11.com (14/2).
James mengatakan, semua orang Amerika harus mampu mempraktekkan keyakinan mereka tanpa harus meras takut akan pelecehan atau intimidasi. Kehidupan toleransi mahasiswa di Universitas Rutgers telah lama menjadi sumber kebanggaan dan inspirasi. Untuk itu, pihak Universitas tidak akan membiarkan pihak-pihak yang ingin menodai reputasi dan mengintimidasi siswa.
Poster serupa juga ditemukan di Universitas Texas. Menurut CAIR, telah ada lonjakan insiden kejahatan kebencian di Amerika sejak retorika kampanye dan kebijakan perinah eksekutif yang dilakukan Donald Trump.
CAIR mendesak Muslim Amerika dan lembaga-lembaga Islam untuk meningkatkan keamanan dan menawarkan para pemimpin komunitas Muslim buku tentang Masjid dan Keselamatan Masyarakat.
CAIR merupakan organisasi terbesar di Amerika yang berkonsentrasi terhadap kebebasan sipil dan advokasi masyarakat Muslim. Misinya adalah untuk meningkatkan pemahaman Islam, mendorong dialog, melindungi kebebasan sipil, memberdayakan Muslim Amerika, dan membangun koalisi yang mempromosikan keadilan dan saling pengertian. marniati




