Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Sekjen MUI: Tuduhan-Tuduhan Terhadap Umat Islam Sangat Menyakitkan

Jumat 03 Feb 2017 17:52 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Agung Sasongko

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas

Foto: ROL/Wisnu Aji Prasetiyo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, melihat belakangan banyak tuduhan kepada umat Islam.Seperti anti-NKRI, anti-Pancasila, anti-Bhineka Tunggal Ika, dan anti-Toleransi.

"Terus terang tuduhan-tuduhan itu sangat menyakitkan, sebab, seandainya umat Islam anti itu semua, negara ini tidak ada," kata Anwar, Jum'at (3/2).

Anwar menambahkan, tuduhan itu tidak didukung bukti yang empirik. Dan jelas sangat berlawanan dengan sejarah bangsa Indonesia.

Anwar mengingatkan, jika tuduhan sudah tidak lagi bisa mempedulikan atau mengikutsertakan bukti empirik, maka keadilan sudah tidak ada. Implikasinya tinggal menunggu waktu saja kehancuran suatu negara.

"Tapi, kita tidak mau itu terjadi, dan jangan sampai itu terjadi," ujar Anwar.

Untuk itu, ia mengimbau semua elemen masyarakat untuk bisa menghadapi situasi yang terjadi saat ini dengan arif dan bijaksana. Anwar turut mengimbua kepada pemerintah, agar dapat senantiasa membuka pintu dialog sehingga masyarakat mendapatkan pemahaman.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA