Ahad 22 Jan 2017 10:37 WIB

Ahad Taqwa, Nizar: Sarana Memperbaiki Diri

Umat Islam mengikuti shalat Subuh berjamaah (Ilustrasi).
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Umat Islam mengikuti shalat Subuh berjamaah (Ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, LINGGA -- Pemkab Lingga melalui Bagian Kesra menggelar kegiatan Ahad Taqwa di Masjid Sultan Lingga. Ahad Taqwa dihadiri oleh Wabup Lingga, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, kepala Polsek Daik, kepala subbag TU Kementerian Agama serta jamaah sholat subuh Masjid Sultan Lingga.

Sasaran dari Ahad Taqwa adalah para siswa-siswi SMP/MTs dan SMA/MA. Menurut Ahmad Syukri, kabag kesra Setda Kabupaten Lingga agenda Ahad Taqwa akan diselenggarakan setiap Ahad. "Jadi kalo dihitung selama setahun akan kita laksanakan sebanyak 72 kali secara bergiliran di setiap kecamatan," kata Syukri, Ahad (22/1).

Harapan dengan Ahad Taqwa ini, kata Syukri, akan menjadikan generasi muda Lingga memiliki kecerdasan inteligensia, emosional, serta kecerdasan spiritual. Kecerdasan yang dimiliki akan membentuk pribadi yang kuat dan tangguh. "Ketika nanti menjadi pemimpin akan menjadi pemimpin yang cerdas, kuat, ikhlas, dan kerja tuntas," ujar Syukri.

Wabup Lingga M Nizar menyampaikan harapan agar kegiatan pembangunan mental dan spiritual terus dijaga. "Sudah banyak program yang kita rancang untuk 2017. Mulai dari wirid Yasin bulanan, Safari Ramadhan, Gerakan Lingga Mengaji serta Ahad Taqwa," katanya.

"Bukan hanya pembangunan fisik, tapi perlu juga pembangunan mental dan spiritual. Selain itu, juga dengan Subuh berjamaah dan ramai seperti ini akan dapat menjemput rahmat Allah SWT. Uniknya, Ahad Taqwa ini kita gelar saat shalat Subuh. Tentunya ini sangat berat bagi kita. Tapi, ini akan menjadi sarana latihan bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri," kata Nizar.

Said Riztieo Fallo, ketua OSIS MTs Aqidatunnajin Daik, menyambut baik dan sangat mendukung program acara yang ditaja oleh Bagian Kesra Kabupaten Lingga. "Ya sangat bagus, minimal bisa melatih kita untuk terbiasa bangun Subuh. Karena shalat Subuh ini sangat berat," kata Said.

Sementara Alil, guru SMP 1 Lingga yang juga hadir Subuh tadi, mengatakan, program ini sangat berat karena digelar subuh hari. "Tapi memang untuk perubahan dan perbaikan kedepan harus kita buat seperti ini. Perlu jihad waktu dari kita semua," kata Alil.

Tausiyah diisi oleh Ustaz Badiul Hasani, ketua MUI Kabupaten Lingga. Ia menyampaikan tentang pentingnya shalat Subuh berjamaah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement