Senin 16 Jan 2017 11:30 WIB

Presiden Montenegro dan PM Nepal Kunjungi Masjid Agung Sheikh Zayed

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Agung Sasongko
Masjid Agung Syekh Zayed, Uni Emirat Arab.
Foto: Visitabudhabi.ae
Masjid Agung Syekh Zayed, Uni Emirat Arab.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Presiden Republik Montenegro Filip Vujanovic, dan Perdana Menteri Republik Nepal Pushpa Kamal Dahal, mengunjungi Masjid Agung Sheikh Zayed. Secara bergantian, Sabtu (14/1) dan Ahad (15/1), mereka datang sebagai bagian tur dari Uni Emirat Arab (UAE).

Dilansir dari Emirates News Agency, Senin (16/1), kedatangan para tamu didampingi langsung Direktur Jenderal Masjid Agung, Yousef Al Obaidly. Ia menjelaskan setiap estetika arsitektur Islam yang ada, seperti yang terlihat dari seluruh penjuru bangunan Masjid Agung.

Presiden Montenegro, Filip Vujanovic, turut memberi penghormatan di makan almarhum Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan. Ia merasa, pendekatan yang bijaksana almarhum telah memberikan kontribusi terhadap promosi budaya toleransi, koeksistensi dan perdamaian di antara orang-orang dengan latar belakang berbeda di dunia.

Sama seperti sebagian besar tamu, Perdana Menteri Nepal Pushpa Kamal Dahal, turut diajak mengunjungi makam almarhum Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan. Ia turut diberikan penjelasan, atas jasa-jasa almarhum yang telah memberi kontribusi besar atas toleransi yang terjadi di dunia.

Pada akhir kunjungan, Al Obaidly memberikan salinan buku 'Space of Light' yang berisikan foto-foto para penghargaan fotograpi. Digelar Masjid Agung Sheikh Zayed setiap tahun, Space of Light merupakan penghargaan yang diberikan atas gambar-gambar dari arsitektur masjid.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement