Sabtu 31 Dec 2016 22:40 WIB

Raphael Narbaez: Tuhan Mengajariku Islam Lewat Alquran

Rep: c15/ Red: Agung Sasongko
Mualaf/Ilustrasi
Foto: republika/m
Mualaf/Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak pernah terlintas di benak Raphael Narbaez, pria berkebangsaan Amerika Serikat, untuk mempelajari dan bahkan memeluk Islam. Betapa tidak, dalam dirinya telah tertanam sebuah keyakinan bahwa semua agama, selain yang diyakininya, adalah buruk.

Hingga suatu hari, ia tak lagi meyakini kebenaran agama yang dipeluknya. Narbaez pun memutuskan untuk meninggalkan agamanya. Ia lalu mempelajarinya ulang dan bahkan sempat tak memeluk agama apa pun setelah itu.

Ia merasa beruntung memiliki satu keyakinan yang tersisa di hatinya. "Aku yakin Tuhan itu ada," ujarnya. Keyakinan itu membawanya pada agama yang Islam, agama yang diyakininya paling benar. "Aku yakin, Allah telah merencanakan semua ini bahkan sebelum aku dilahirkan," ungkapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement