Sabtu 26 Nov 2016 12:20 WIB

Percaya kepada Hari Akhir

Kiamat (ilustrasi)
Foto: Blogspot.com
Kiamat (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,  Oleh : H Muhammad Syafi'i *)

Salah satu prinsip keimanan yang sangat pokok dalam agama Islam adalah beriman kepada hari akhir atau hari kiamat. Iman kepada hari kiamat sebagaimana kita ketahui merupakan salah satu rukun iman yang enam. Hari kiamat merupakan salah satu perkara ghaib yang telah dijelaskan secara gamblang, baik dalam ayat Alquran maupun Sunnah Nabi. Ia juga merupakan kesepakatan seluruh sahabat, ulama dan kaum muslimin. Maka, sangat jelas bagi kita semua bahwa hari akhir ini pasti akan terjadi tanpa ada keraguan sedikitpun dan tidak ada yang meragukan atau menentangnya kecuali orang-orang kafir, atheis atau yang berpaham materialis. Pertanyaannya, kapan kiamat akan terjadi?

Jawaban yang paling tepat untuk pertanyaan itu tidak lain adalah sebagaimana jawaban yang diberikan Nabi kepada orang-orang ketika mereka bertanya tentang kapan terjadinya hari kiamat. Beliau mengatakan, ilmunya ada disisi Allah yakni ilmu tentang kapan terjadinya kiamat hanyalah Allah yang mengetahui. Meskipun kejadian hari kiamat adalah sesuatu yang ghaib dan merupakan rahasia Allah, tetapi Allah dan Rasulullah telah memberitahukan kepada kita semua tentang tanda-tandanya. Dan kalau kita mau mencermati tanda-tanda hari kiamat tersebut maka kita semua akan sepakat pada satu kesimpulan, yakni hari kiamat sudah semakin dekat.

Asy syaikh Muhammad Bin Ibrahim Attuwaijiri di dalam kitabnya Mukhtashar al fiqh al islami menyebutkan tentang tanda-tanda hari kiamat dengan begitu sistematis. Beliau membagi tanda-tanda terjadinya hari kiamat menjadi dua bagian, yaitu tanda kiamat yang kecil dan tanda kiamat yang besar yang menunjukkan sudah sangat dekatnya kiamat. Beliau lalu membagi tanda-tanda kiamat yang kecil menjadi tiga bagian.

Pertama, tanda-tanda yang sudah terjadi dan telah berlalu, yaitu berupa terbelahnya rembulan sebagaimana disebutkan dalam surat Alqamar, lalu diutusnya Nabi Muhammad dan sekaligus wafatnya beliau, kemudian penaklukan Baitul Maqdis dan keluarnya api dari negeri Nejed.

Kedua, tanda-tanda yang sedang terjadi dan masih terus berlangsung, diantaranya adalah tersebarnya fitnah, munculnya orang yang mengaku nabi, diangkatnya ilmu dan tersebarnya kebodohan, kezaliman terjadi disana-sini, meratanya alat-alat musik dan anggapan halal terhadapnya, zina merajalela, banyak orang meminum khamar, orang-orang melarat saling berlomba untuk membangun rumah dan gedung, membangun masjid hanya untuk bermegah-megahan, banyak terjadi pembunuhan, waktu terasa pendek, banyak terjadi gempa bumi, pasar-pasar dan supermarket saling berdekatan, urusan tidak diserahkan kepada ahlinya, keburukan mendominasi, kesyirikan menyebar di tengah umat Islam. Juga banyak terjadi kebohongan, pemutusan silaturahmi, pengkhianat justru mendapat kepercayaan, orang tidak peduli lagi pada halal dan haram, dan juga banyak wanita yang berpakaian tetapi telanjang.

Selanjutnya yang ketiga adalah tanda kiamat sughra yang belum terjadi dan akan terjadi, diantaranya penaklukan konstantinopel dengan tanpa peperangan, kaum muslimin akan memerangi bangsa Turk, memerangi Yahudi hingga mendapat kemenangan, munculnya laki-laki dari kabilah Qahthan yang mengajak manusia kepada ketaatan, lalu terjadi dominasi jumlah kaum wanita hingga seorang laki-laki berbanding dengan lima puluh wanita. Selain itu adalah munculnya al Mahdi atau Imam Mahdi, lalu setelah itu akan terjadi penghancuran Kabah oleh seorang laki-laki dari Habasyah yang disebut dengan Dzu as Sawiqatain, dan inilah akhir zaman yang menunjukkan sudah sangat dekatnya hari kiamat yang ditandai dengan munculnya tanda-tanda kiamat Kubra, yakni;

1. Keluarnya Dajjal, manusia keturunan Nabi Adam. Dia akan muncul di akhir zaman dan mengaku dirinya sebagai tuhan. Dia muncul dari arah timur dari negeri Khurasan, dia akan menjelajahi bumi kecuali hanya beberapa negeri atau kota yang tidak dapat dimasuki yakni Baitul Maqdis, Bukit Thursina, Kota Mekkah, dan Kota Madinah.

2. Turunnya Nabi Isa Al Masih. 3. Keluarnya Yajuj dan Majuj, dua bangsa yang membuat kerusakan dimuka bumi. 4. Munculnya dukhan, yakni asap yang menyelimuti bumi. 5. Terbitnya matahari dari barat. 6. Munculnya dabbah, sejenis binatang melata yang mampu berbicara dan membedakan antara orang mukmin dengan orang kafir melalui indera penciumannya. 

 

*) Kasi Kepenghuluan dan Pemberdayaan KUA Kanwil Kemenag Kepri 

 

 

sumber : Kemenag.go.id
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement