Ahad 06 Nov 2016 17:56 WIB

Satu Juta Muslim Bisa Buat Perbedaan di Pemilu Amerika

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ilham
Muslim Amerika (ilustrasi)
Foto: Independent
Muslim Amerika (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Sebanyak satu juta masyarakat Muslim di Amerika Serikat dinilai dapat membuat perbedaan suara saat pemilu. Sebab, lebih dari satu juta Muslim sudah terdaftar sebagai pemilih untuk pemilihan Presiden Amerika Serikat.

Jumlah Muslim sebanyak itu membuat mereka menjadi penting dalam pemilu kali ini. Jumlah pemilih Muslim, khususnya yang ada di Florida dinilai dapat menguntungkan Partai Demokrat yang mencalonkan Hillary Clinton.

Menurut Dewan Organisasi Muslim di Amerika Serikat, satu juta penduduk Amerika beragama Islam telah terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilu pada 8 November. Jumlah sebanyak itu membuat masyarakat Muslim di sana menjadi bagian dari penentu kemenangan pemilu. Dilansir dari Down, Ahad (6/11).

Sebagaimana juga dilansir dari TheNewsInternational, Muslim Amerika keturunan Pakistan menyatakan telah mendukung kandidat dari Partai Demokrat. Akan tetapi, siapa yang akan menang dalam pemilu nanti masih belum dapat dipastikan.

Sementara, Kandidat dari Partai Republik, Donald Trump berencana akan melarang imigrasi Muslim. Dia juga telah melakukan kampanye anti-Muslim. Hal tersebut dinilai telah memicu Muslim dengan jumlah yang sangat banyak terdaftar jadi pemilih dalam pemilu.

"Sekarang saatnya atau tidak sama sekali bagi kita masyarakat Muslim membuat perbedaan melalui pemungutan suara," kata warga Amerika keturunan Pakistan, Saqib Nisar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement