Selasa 27 Sep 2016 17:23 WIB

Austin Roe, Ingin Menjadi Muslim Tapi tak Tahu Caranya

Rep: Amri Amrullah/ Red: Agung Sasongko
Mualaf (ilustrasi).
Foto: Onislam.net
Mualaf (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  "Aku berdoa begitu keras setiap hari, lebih dari lima kali sehari, meminta Allah untuk membantuku," ujar Austin Roe, setelah memeluk Islam di usianya yang baru 10 tahun. Lahir dari keluarga broken home, Austin meminta pertolongan hidup dari Allah. Ia ingin hidup di tengah keluarga Muslim yang tenang dan damai.

 

Masa kecil Austin memang sangat kelam. Saat masih kecil, ia dibawa sang ayah yang merupakan seorang pecandu narkoba. Ayahnya menikah lagi dengan seorang wanita yang pemarah. Alhasil, Austin tumbuh besar dengan akhlak yang buruk. Sempat kabur menggelandang di jalanan, Austin kemudian menemukan jalan Islam.

 

"Kisahku menjadi seorang Muslim saat usia 10 tahun mungkin menjadi hal yang luar biasa, tetapi itu sangat nyata. Aku ingin berbagi ceritaku ini yang semoga dapat bermanfaat bagi anak-anak lain yang merasakan masalah yang sama seperti yang aku lalui," kata Austin, membagi kisahnya kepada IslamOnline.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement