Selasa 09 Aug 2016 14:14 WIB

Atlet Jilbab AS ke Trump: Saya tak Tahu Pergi ke Mana

Rep: MgRol81/ Red: Teguh Firmansyah
Atlet anggar AS, Ibtihaj Muhammad.
Foto: Reuters
Atlet anggar AS, Ibtihaj Muhammad.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Ibtihaj Muhammad (30), atlet berjilbab pertama yang mewakili Amerika Serikat di gelaran Olimpiade Rio 2016 mengaku geram dengan usulan calon presiden AS Donald Trump yang melarang muslim untuk memasuki wilayah AS.

Perempuan keturunan Afrika - Amerika ini mengaku pernyataan Trump sangat membahayakan, “Dia tidak memikirkan bahwa pernyataannya berdampak besar bagi para Muslim.” 

Atlet anggar ini mengaku tak punya tempat lain untuk pulang selain Amerika. "Jika diusir, saya tak tahu harus pergi kemana. Saya lahir dan tumbuh besar di Jersey, semua keluarga saya tinggal di sini. Kami harus kemana?" ujar atlet ini pada BBC minggu lalu.

Ia berharap usahanya dapat mengharumkan nama AS didapat dilihat oleh seluruh warga Amerika juga dunia, "Saat ini umat muslim sedang berada di posisi yang tidak menguntungkan. Aku harap usahaku dapat mengubah pandangan mereka tentang muslim."

Baca juga, Kronologi Pertikaian Trump dengan Keluarga Muslim AS.

Ia menambahkan, "Dengan keterlibatan saya di sini (Olimpiade Rio 2016), saya juga akan berjuang mematahkan stereotip dan kesalahpahaman dunia tentang perempuan Muslim!”

Dalam pertandingan ini, kalah menang, kontribusi Muhammad di Olimpiade Rio 2016 memegang peran yang cukup penting.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement