Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Lampion di Ajang MTQ Nasional, Wujud Toleransi Umat Beragama

Ahad 31 Jul 2016 12:10 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Hazliansyah

Siswa dan siswi pilihan dari Nusa Tenggara Barat mengibarkan bendera MTQ saat pembukaan MTQ Nasional Ke-XXVI di Islamic Center Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (30/7) malam

Siswa dan siswi pilihan dari Nusa Tenggara Barat mengibarkan bendera MTQ saat pembukaan MTQ Nasional Ke-XXVI di Islamic Center Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (30/7) malam

Foto: Republika/ Raisan Al Farisi

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Lampion dilangit-langit jalan Pejanggik dan Udayana Kota Mataram turut memeriahkan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-26 di provinsi Nusa Tenggara Barat. Tidak hanya itu, di toko-toko milik masyarakat Tionghoa Kota Mataram terdapat ucapan selamat atas penyelenggaraan dua tahunan tersebut.

Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Kota Mataram, Bing Hamidy mengatakan, masyarakat Tionghoa di Kota Mataram mendukung kegiatan MTQ yang diadakan di Provinsi NTB. Hal itu dilakukan sebagai wujud bentuk toleransi antar umat beragama.

"Kami senang diundang dan diminta ikut berpartisipasi dalam acara MTQ. Itu merupakan bagian dan menunjukan dari toleransi terhadap agama lain," ujarnya kepada Republika.co.id di Kota Mataram, Ahad (31/7).

Ia mengatakan masyarakat Tionghoa di Kota Mataram yang memiliki toko sebelumnya diimbau untuk memeriahkan acara MTQ dengan memasang ucapan selamat. Selain itu, bentuk memeriahkan acara dengan berpartisipasi memasang lampion.

"Kami mendukung penuh dan ikut memeriahkan kesuksesan MTQ kali ini di NTB," ungkapnya.

Pihaknya juga akan berpartisipasi dalam rangkaian acara MTQ dengan menampilkan pertunjukan khas etnis Tionghoa, tarian dan nyanyian Mandarin pada acara yang digelar di pantai Ampenan, Kamis (4/8) mendatang.

Bing menambahkan, lampion-lampion yang berada di seputar jalan Pejanggik dan Udayana yang mencapai 1.000 pasang merupakan swadaya masyarakat khususnya dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia dalam memeriahkan MTQ Nasional.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA