Senin 23 May 2016 05:08 WIB

Nikmatnya Belajar Iqra di Bibir Pantai Laut Raja Ampat

suasana belajar iqra, teori dasar membaca alquran, yang diselenggarakan Komunitas Muslimah Kajian Islam bekerjasama dengan al faatih kaaffah nusantara di bibir pantai laut Raja Ampat
Foto: damanhuri zuhri/republika
suasana belajar iqra, teori dasar membaca alquran, yang diselenggarakan Komunitas Muslimah Kajian Islam bekerjasama dengan al faatih kaaffah nusantara di bibir pantai laut Raja Ampat

REPUBLIKA.CO.ID, RAJA AMPAT -- Beralaskan plastik warna biru, belasan anak-anak Raja Ampat, Papua (Nuu War), mengikuti kegiatan belajar iqra, teori dasar membaca Alquran yang diselenggarakan Komunitas Muslimah Kajian Islami (KMKI) bekersama dengan Al Faatih Kaaffah Nusantara (AFKN) pimpinan Ustaz Fadhlan Gharamatan di bibir pantai laut Raja Ampat, Jumat (20/5) pagi.

Idawiyah Safitri, salah satu peserta Wisata Dakwah KMKI-AFKN yang mengaku baru kali pertama mengikuti kegiatan Wisata Dakwah di Raja Ampat, sangat senang bisa bertemu dengan saudara-saudara Muslim di Raja Ampat, Papua (Nuu War).

Menurut Fitri, begitu ia akrab disapa, anak-anak di Raja Ampat adalah anak-anak yang rajin dan menyenangkan. ''Ternyata pehaman mereka tentang membaca Alquran, membaca Iqra cukup bagus. Mereka sangat antusias belajar Iqra sejak pulang sekolah dan tidak mau berhenti,'' ungkap Idawiyah Safitri kepada Republika.co.id, Jumat (20/5).

Menurut dia, belum tentu di Jakarta, ibu kota, yang serba ada itu, anak-anak memiliki kemampuan yang sama dengan anak-anak di Raja Ampat ini dalam mengenal teori dasar kitab suci Alquran. ''Inilah kenyataan yang ada dan sungguh menakjubkan saya dan teman-teman peserta Wisata Dakwah,'' ungkap Idawiyah Safitri bangga.

Meski anak-anak Raja Ampat jauh dari ibu kota dan dengan keadaan serba terbatas, semangat keagamaan mereka untuk mempelajari Iqra, untuk mempelajari teori dasar Alquran, menurut Idawiyah Safitri, sangat tinggi.

''Ternyata ilmu anak-anak Raja Ampat tentang teori dasar membaca Alquran, sangat bagus. Aura ke-Islaman mereka sangat terasa, sangat bagus. Kita bisa belajar dari mereka. Menariknya, kita belajar Iqra di bibir pantai Laut Raja Ampat dengan kondisi seadanya,'' ungkap Idawiyah Safitri penuh syukur.

Kegiatan belajar Iqra yang diselenggarakan di atas pasir di bibir pantai Laut Raja Ampat, merupakan salah satu rangkaian kegiatan Wisata Dakwah yang dilakukan ibu-ibu Komunitas Muslimah Kajian Islami (KMKI) bekerjasama dengan Al Faatih Kaaffah Nusantara (AFKN) pimpinan Ustaz Fadhlan Gharamatan untuk melakukan terobosan dakwah di Raja Ampat.

Fitri pun senang mengajari anak-anak mengenal teori dasar membaca Alquran. Dengan penuh semangat, belasan anak-anak Raja Ampat yang mengenakan pakaian seadanya hari itu, membaca dengan suara lantang setiap hurup yang ditunjuk Fitri dalam buku Iqra: ''Ba-ta-ba, Tsa-ba-ta, Ta-ba-tsa,'' teriak belasan anak-anak mengikuti bacaan yang ditunjuk Idawiyah Safitri.

Menurut Shinta Dewi, salah seorang pengurus KMKI, untuk kegiatan Wisata Dakwah di Raja Ampat dan Sorong, KMKI membawa 2000 poster tata cara berwudlu dengan baik, 500 buku Iqra yang dibagikan kepada anak-anak Raja Ampat, mesin jahit serta peralatan merajut dan merebounding. Selain itu, juga membawa sembako yang dibagikan kepada masyarakat Nuu Waar .

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement