Rabu 18 May 2016 14:33 WIB

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Stok Elpiji Ditambah 500 Persen

Rep: lilis/ Red: Damanhuri Zuhri
LPG 3 Kg
Foto: Republika/ Yasin Habibi
LPG 3 Kg

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri, pasokan gas elpiji bersubsidi ditambah. Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan oleh masyarakat. ''Stok elpiji tiga kilogram akan disiapkan sebanyak 500 persen dari kondisi normal,'' ungkap Kabid Elpiji Hiswana Migas Cirebon, Fauzi Hasan, Rabu (18/5).

Dalam kondisi normal, kebutuhan gas elpiji di Wilayah Cirebon (Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) mencapai 160 tabung per hari. Dengan adanya penambahan 500 persen dari kondisi normal, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir mengalami kelangkaan gas elpiji saat Ramadhan dan Lebaran.

Penambahan 500 persen itu bahkan mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 400 persen. ''Pendistribusian gas elpiji itu akan langsung ke tingkat pangkalan,'' kata Fauzi menerangkan.

Fauzi menambahkan, untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas yang membuat distribusi gas elpiji menjadi terhambat, maka telah disiapkan sekitar tujuh buffer atau kantong-kantong. Hal itu untuk menjaga persediaan elpiji di lokasi-lokasi yang aman dan tidak terkena jalur mudik maupun balik, termasuk jalur wisata.

Ketika ditanyakan mengenai titik-titik persediaan itu, Fauzi menyatakan, hal itu akan ditentukan oleh Pertamina. Namun, dia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir mengalami kesulitan mendapatkan stok elpiji.

Nunung, salah seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Kejaksan, mengaku lega dengan adanya penambahan stol elpiji tersebut. Pasalnya, saat Ramadhan dan Idul Fitri, penggunaan gas elpiji di kalangan ibu rumah tangga memang meningkat. ''Kan buat masak sahur dan buka puasa pakai kompor gas. Belum lagi lebaran, akan masak-masak terus karena banyak saudara yang datang,'' tandas Nunung.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement