Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

30 Maret, Lahirnya Muhammad Al Fatih Sang Pembebas Konstantinopel

Rabu 30 Mar 2016 03:30 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Lukisan Sultan Muhammad Al Fatih

Foto:

Sultan Menjamin Keamanan Non-Muslim

Sultan menyampaikan pesan kepada tentaranya untuk tidak membunuh anak-anak dan perempuan serta melindungi masyarakat agar diberlakukan dengan baik dan lemah lembut. Ia memberikan toleransi dan kebebasan kepada siapa pun yang ingin tinggal di kota tersebut.

Bahkan, ketika memasuki Hagia Sophia yang sudah dipenuhi rakyat Konstantinopel, Ia berkata, "Jangan khawatir. Mulai sekarang, harta dan nasib kalian menjadi bagian dari kami (umat Muslim). Kalian bebas untuk hidup sesuai keimanan kalian."

Hagia Sophia kemudian menjadi masjid dan menjadi Shalat Jumat pertama umat Muslim di Konstantinopel. Al Fatih juga mengubah nama Konstantinopel menjadi Islambul yang berarti kota Islam. Tetapi Mustafa Kemal Attaruk mengganti menjadi Istanbul dan nama itu lebih dikenal hingga sekarang.

Konstantinopel pun dibangun Al Fatih dengan gaya Eropa dan Arab. Salah satu bangunan yang dibangun Al Fatih adalah Istana Topkapi yang menjadi simbol kedamaian Islam.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA