Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Syarikat Islam Diharapkan Menjadi Mediator Parpol Islam

Jumat 26 Feb 2016 19:19 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Achmad Syalaby

Mantan ketua MK Hamdan Zoelva.

Mantan ketua MK Hamdan Zoelva.

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat politik Islam Fachry Ali, berpendapat Syarikat Islam akan menjadi organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam yang lebih baik di bawah kepemimpinan Hamdan Zoelva. Menurut dia, Hamdan memiliki latar belakang pendidikan yang baik serta pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi.

Selama ini, Fachry menilai, pimpinan puncak SI tidak begitu dikenal oleh masyarakat. "Saya harap SI dibawah Hamdan bisa menjadi ormas Islam yang maju dan berbobot," kata Fachry saat dihubungi Republika.co.id, Jumat (26/2). Fachry menilai bobot SI bergantung kepada nama besar Hamdan Zoelva. 

Dalam percaturan politik Islam, Fachry mengusulkan agar SI bisa memposisikan diri sebagai mediator dari seluruh kekuatan partai politik Islam. Selama ini, Fachry melihay, partai politik Islam tidak saling saling berkomunikasi dengan baik, bahkan cenderung berjalan sendiri-sendiri. "Malah ada yang mengarah ke abu abu seperi PAN dan PKB," ungkap Fachry.

Maka, sudah sepantasnya SI sebagai ormas tertua menjadi penengah dan mediator bagi ormas dan partai politik Islam lainnya. Namun, tantangan kedepan yang harus dilewati oleh SI terlebih dahulu adalah menunjukkan eksistensinya membuat dan menyebar kebermanfaatannya sehingga  kehadirannya dapat dirasakan oleh masyarakat. 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA